Remaja Gagalkan Aksi Jambret di Jaksel Akan Diberi Penghargaan

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Jumat, 19 Feb 2021 02:59 WIB
Sosok remaja Syifa yang gagalkan aksi jambret di tebet.
Foto: Sosok remaja Syifa yang gagalkan aksi jambret di tebet. (Azhar Bagas/detikcom)
Jakarta -

Aksi remaja Syifa (17) yang menggagalkan penjambretan di Tebet, Jaksel membuat polisi kagum. Polisi pun berencana memberikan penghargaan kepada Syifa atas keberaniannya menggagalkan pelaku jambret.

"Berani kamu. Nanti kita berikan penghargaan berupa piagam sebagai bentuk apresiasi, karena berani menggagalkan kejahatan," ujar Kapolres Metro Jaksel Kombes Azis Andriansyah kepada Syifa. Hal itu disampaikan Kombes Azis dalam jumpa pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Jl Wijaya II, Kebayoran Baru, Jaksel, Kamis (18/2/2021).

Saat itu, Syifa merasa tidak sangka dirinya akan mendapatkan piagam dari Azis. Syifa juga mengucapkan terima kasih kepada Azis atas keberhasilannya dalam menangkap kedua pelaku itu.

Mendengar itu, Syifa pun menyampaikan terima kasih. Syifa tidak menyangka jika aksinya itu berbuah manis.

"Terima kasih buat Kapolres buat mau ngasih piagam. Nggak nyangka juga dikasih piagam," kata Syifa.

Syifa juga tidak menyangka bahwa dia bisa menggagalkan aksi penjambretan. Syifa bersyukur kedua pelaku kini diringkus polisi.

"Nggak nyangka, syukur akhirnya tertangkap," kata Syifa.

Syifa menceritakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (14/2). Saat itu Syifa mengatakan sedang membeli nasi goreng dan rumahnya tidak dikunci, sementara neneknya Opih sedang memotong rambutnya.

"Terus nenek saya sudah keluar, dia telepon saya. HP saya kan nggak dibawa, di charge. Terus nggak tahu kenapa langsung diambil saja (ponsel nenek) sama mereka," kata Syifa.

Seketika itu Syifa mendengar neneknya berteriak minta tolong. Secara spontan, Syifa kemudian menabrakkan dirinya ke pelaku.

Singkat cerita, salah satu pelaku bernama Arief (26) berhasil ditangkap warga dan diserahkan ke polisi. Selang tiga hari kemudian, tepatnya pada Rabu (16/2), pelaku lainnya bernama Ilham (23) ditangkap polisi.

(mea/mei)