Beri Izin Prakompetisi Sepakbola, Kapolri: Penegakan Prokes Prioritas

Adhyasta Di - detikNews
Kamis, 18 Feb 2021 18:16 WIB
Presiden Jokowi melantik Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menerbitkan surat izin keramaian penyelenggaraan prakompetisi sepakbola. Jenderal Sigit menegaskan protokol kesehatan (prokes) merupakan prioritas yang harus diterapkan, baik oleh klub, pemain, maupun suporter.

"Olahraga, khususnya sepakbola, tetap harus berjalan. Namun, di sisi lain, keselamatan rakyat tetap salah satu faktor yang utama, karena kita sama-sama tahu, kita berusaha keras menekan COVID-19," ujar Sigit dalam jumpa pers di Mabes Polri, Kamis (18/2/2021).

Meski demikian, Sigit memperingatkan agar protokol kesehatan tetap ditegakkan saat prakompetisi sepakbola berlangsung. Dia meminta para klub, pemain, hingga suporter menjaga komitmen tersebut.

"Namun demikian, dalam rapat, kita sepakat untuk kita berikan kesempatan tentunya dengan catatan bahwa penegakan protokol kesehatan itu menjadi syarat utama. Tentunya dengan adanya kesepakatan tersebut kita harus sama-sama menjaga komitmen, baik klub bola, pemain, suporter. Di mana pun nantinya, apabila ini diselenggarakan, penegakan protokol kesehatan itu jadi prioritas," tegasnya.

Maka dari itu, Sigit memilih memberikan izin terlebih dahulu demi memberi kesempatan. Jika penyelenggaraan prakompetisi sepakbola bisa berlangsung dengan menegakkan protokol kesehatan, bukan tidak mungkin izin untuk kompetisi akan diberikan.

"Oleh karena itu, kita akan coba memberikan izin terkait dengan penyelenggaraan. Di tahap awal Menpora akan menyelenggarakan dalam bentuk prakompetisi. Tentu kita akan lihat apakah penyelenggaraan tersebut bisa dilaksanakan sesuai syarat-syarat itu. Kalau syarat itu bisa dilaksanakan, kita evaluasi secara bertahap sehingga tentunya penyelenggaraan kegiatan bisa semakin baik," imbuh Sigit.

Sementara itu, Menpora Zainudin menegaskan kalau izin hanya diberikan untuk penyelenggaraan prakompetisi sepakbola. Prakompetisi akan dievaluasi terlebih dahulu sebelum menentukan apakah izin kompetisi Liga 1 dan Liga 2 diterbitkan atau tidak.

"Pramusim. Kompetisinya nanti setelah Idul Fitri, jadi sekali lagi supaya tidak disalahpahami, pramusim ini sekaligus uji coba bisa tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Itu, kalau ini lolos, ini lulus, maka tentu jadi pertimbangan bagi pihak Polri untuk kompetisi selanjutnya," imbuh Zainudin.

Kapolri menyerahkan langsung surat izin keramaian pra kompetisi sepak boleh ke Menpora. Baca di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2