Demokrat Sulsel Evaluasi Kader yang Tersangka Korupsi Jadi PAW DPRD Bulukumba

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Kamis, 18 Feb 2021 13:32 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom).
Bulukumba - DPD Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel) akan mengevaluasi kadernya, Muhammad Sabir yang ditetapkan tersangka kasus pengadaan kapal nelayan lalu jadi anggota DPRD Bulukumba melalui pergantian antar waktu (PAW). Evaluasi akan dilakukan jika Sabir menjadi beban partai.

"Kalau dia sudah dilantik jadi anggota DPRD maka bisa ranahnya partai untuk mengevaluasi karena dianggap bisa jadi beban partai dan merusak citra partai ke depan. Karena ada kasus seperti ini bisa jadi partai menggunakan aturan partai organisasi," kata Ketua Bapilu DPW Demokrat Sulsel, Selle KS Dalle saat dikonfirmasi, Kamis (18/1/2021).

Ketua Komisi A DPRD Sulsel, Selle KS DalleFoto: Ketua Bapilu DPW Demokrat Sulsel, Selle KS Dalle (Noval-detikcom).

Pelantikan Muhammad Sabir sebagai PAW diakuinya telah diketahui oleh partai. Namun dia menyebut Muhammad Sabir dalam data di KPU Bulukumba meraih suara terbanyak kedua, sehingga memiliki hak untuk masuk dalam PAW menggantikan pendahulunya.

"Pasti kita tahu pelantikannya.Tetapi tidak boleh partai menghalangi proses itu karena datanya di KPU dan dia peraih suara terbanyak," kata dia.

"Artinya proses yang ada dalam rangka kita menghargai apa yang menjadi hak rakyat, menjadi mandat rakyat," imbuhnya.

Meski begitu, kasus yang dihadapi oleh Muhammad Sabir ini akan terus dipantau oleh Demokrat. Selle menyebut, bisa saja kasus ini bisa menjadi preseden buruk di mata masyarakat. Dalam beberapa kasus sebelumnya, seorang kader yang tersandung kasus hukum akan diminta fokus menghadapi proses hukumnya.

"Pasti kita kasih surat peringatan, kita tanya bisa tanya bisa tidak saat vonis kau tidak terlibat, diminta kasih penjelasan ke partai. Atau kita tanya sejauh mana keyakinan dia bahwa vonis hakim kau bisa bebas," terangnya.

Penilaian partai dari hasil evaluasi ke depan terkait kasus hukum yang menyeret Muhammad Sabir akan dijadikan dasar untuk memutuskan sikap partai. Selle menyebut bisa saja partai mengambil tindakan tegas atas masalah ini.

"Kalau misalnya dia tidak tidak bisa meyakinkan dan bakal divonis bersalah bisa jadi partai mengambil tindakan lain, paling keras kita bisa PAW," tegasnya.

Sebelumnya, Muhammad Sabir dilantik menjadi PAW pada Selasa (16/2) kemarin di kantor DPRD Bulukumba. Dia menggantikan Andi Murniyati Makking yang mengundurkan diri lantaran maju pada Pilkada Bulukumba 2020.

Berdasarkan informasi dari kejaksaan, Muhammad Sabir merupakan tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan kapal nelayan 30GT pada Dinas Perikanan dan Kelautan.

Dalam kasus ini, ada dua orang yang telah dijadikan tersangka. Salah satunya adalah Arifuddin. Namun nama terakhir ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh pihak kejaksaan. (tfq/nvl)