Round-Up

Sekuel Dino Patti Djalal Vs Fredy Kusnadi Kini soal 'Kolonel'

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 18 Feb 2021 07:14 WIB
Dino Patti Djalal
Dino Patti Djalal (Foto: screenshot video)
Jakarta -

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terus bersuara terkait mafia tanah yang merampas tanah ibundanya, Zurni Hasyim Djalal. Dino Patti Djalal terus membongkar soal sosok Freddy Kusnadi yang disebutnya terlibat dalam kasus mafia tanah tersebut.

Setelah menyebut Fredy Kusnadi sebagai dalang mafia tanah, Dino Patti Djalal kini menyebut Fredy Kusnadi sebagai mafia tanah kelas 'kolonel'.

Menurut mantan Dubes RI untuk Amerika Serikat itu, di atas Fredy Kusnadi masih ada dalang utama atau godfather.

"Jadi si Fredy ini semacam Kolonelnya, mid person. Ada yang lebih tinggi dari dia, ada Jenderalnya," kata Dino saat berbincang dengan tim Blak-blakan detikcom, Selasa (16/2/2021).

Dino Patti Djalal mengungkap, sindikat mafia tanah punya sistem yang rapi dan terstruktur. Ada aktor yang merencanakan, ada yang pura-pura jadi pembeli, menjadi broker, menyiapkan KTP palsu, hingga penyandang dana.

Fredy Kusnadi Disebut Mafia 'Kelas Kolonel'

Dalam kasus mafia tanah yang menyerobot rumah milik keluarganya, Dino menuding Fredy Kusnadi sebagai dedengkotnya. Namun kata Dino, ada pihak lain di atas Fredy sebagai founder-nya.

"Kalau dalam struktur di militer posisi Freddy ini seperti kolonel. Masih ada jenderal di atas Freddy sebagai otak sekaligus pemodalnya. Orang ini harusnya bisa ditindak. Kalau hanya kroconya yang ditangkap bos mafia tanah akan berulah lagi dengan orang-orang yang berbeda," tegas Dino.

Menurut Dino Patti Djalal, Fredy Kusnadi ini benar-benar licin. Dino Patti Djalal menekankan tidak pernah terjadi jual-beli tanah milik ibundanya dengan Fredy Kusnadi, namun tiba-tiba sertifikat tanah tersebut sudah dibalik nama atas nama Fredy Kusnadi.

"Perkenalan aja gak ada. Ini orang siluman bener nih. Mana uangnya, kalau memang dia beli? Orang ini lihai, ngibulnya banyak dengan memakai pengacara. Tugas polisi adalah melindungi korban ya, jangan lupa. Melindungi rakyat,"papar Dino.

Keluarga Dino Patti Djalal telah melaporkan praktek perampasan sertifikat tanah milik ibunya pada April 2020, November 2020, dan Januari 2021 ke Polda Metro Jaya. Tiga lokasi tanah yang haknya sudah beralih secara tidak sah adalah di kawasan Antasari (Cilandak Barat), Kemang, dan di Cilacap.

Tonton video 'Fredy Kusnadi Bantah Tuduhan Dino Patti Djalal Soal Mafia Tanah':

[Gambas:Video 20detik]



Lalu bagaimana tanggapan Fredy Kusnadi? Simak di halaman selanjutnya