Pejabat KKP Cerita Kartu Kredit Dipinjam Edhy Prabowo untuk Beli Tas Hermes

Zunita Putri - detikNews
Rabu, 17 Feb 2021 18:43 WIB
Sidang lanjutan penyuap Edhy Prabowo di Pengadilan Tipikor Jakarta
Sidang lanjutan penyuap Edhy Prabowo (Foto: Zunita/detikcom)
Jakarta -

Plt Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), M Zaini Hanafi menceritakan belanja mewah Edhy Prabowo sewaktu di Amerika Serikat sepulang dari kegiatan dinas. Zaini mengatakan Edhy Prabowo meminjam kartu kredit miliknya untuk membelikan tas Hermes untuk istrinya, Iis Rosita Dewi.

Awalnya, Zaini menceritakan perjalanannya bersama rombongan mantan Menteri KKP Edhy Prabowo dkk ke Amerika Serikat (AS) pada 18 November 2020. Zaini mengaku kepergiannya bersama rombongan itu ada dinas untuk melakukan pemantauan ABK WNI yang kerja di kapal AS dan tugas berkaitan dengan budidaya.

Kemudian setelah melakukan perjalanan dinas, Zaini mengaku berjalan-jalan dengan Edhy dan rombongannya. Salah satunya menemani Edhy Prabowo membeli jam rolex di Hawai.

"Jadi waktu di Hawai setelah sampai di Hawai ada di depan hotel ada toko, masuk ke dalam toko ramai-ramai ada saya, Pak Menteri (Edhy), Ibu (istri Edhy Iis Rosita), Pak Haikal, dan beberapa orang ada Pak Ngabalin, kita ke situ dan lihat-lihat, lalu Pak Menteri beli jam rolex satu, dan kemudian dibayar," ujar Zaini saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021).

Setelah Edhy membeli jam, Zaini mengaku kartu kreditnya dipinjam untuk membelikan Iis jam tangan. Namun, tidak jadi lantaran kartu kredit Zaini tidak berfungsi.

"Kemudian Ibu (istri Edhy) juga ingin beli juga, nah ternyata kuota kartu kredit atau debitnya kehabisan, dan nanya ke saya 'Pak Zaini ada kartu kredit nggak? Bisa dipakai nggak? Saya pinjam', tapi begitu dicoba kartu kredit kami nggak bisa, karena ada yang belum dibuka. Jadi kalau jumlah besar harus lapor dulu ke bank, baru bisa dipakai, ternyata karena saya nggak lapor dulu kalau ke luar negeri, jadi nggak bisa dipakai," lanjut Zaini.

Namun, pada keesokan harinya Zaini mengatakan Edhy kembali meminjam kartu kredit miliknya. Edhy meminjam untuk membeli tas, parfum, dan syal merek Hermes untuk istrinya.

"Besok paginya baru minjam kartu kredit lagi, beli tas Hermes, parfum, sama syal," tuturnya.

Zaini mengungkapkan total belanja Iis mencapai USD 14.200 atau jika dirupiahkan dengan kurs saat ini totalnya sekitar Rp 199 juta. Dia membeli barang merek Hermes dan sepatu merek Channel.

"Tas Hermes USD 2.600, parfum masih Hermes USD 300, satu lagi syal Hermes USD 2.200, bros harganya saya lupa, dan sepatu Channel USD 9.100," ungkap Zaini.

"Itu Saudara beliin atau dipinjam?" tanya jaksa KPK.

"Pinjem Pak, bukan saya nawarkan tali beliau pinjam," ucap Zaini.

Zaini mengaku hingga saat ini kartu kreditnya masih berada di Edhy atau istrinya. Dia berencana akan menagih agar dikembalikan.

"Sampai sekarang belum (dibalikin). Mau ditagih nggak enak, tapi saya tagih nanti pak," kata Zaini.

Dalam sidang ini yang duduk sebagai terdakwa adalah Suharjito. Dia didakwa memberi suap ke Edhy Prabowo yang saat itu menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP). Suharjito disebut jaksa memberi suap ke Edhy sebesar Rp 2,1 miliar terkait kasus ekspor benur.

Jaksa menyebut uang suap diberikan ke Edhy melalui staf khusus menteri KKP Safri dan Andrau Misanta Pribadi, lalu Sekretaris Pribadi Edhy bernama Amiril Mukminin, dan Ainul Faqih selaku staf pribadi istri Edhy Prabowo Iis Rosita Dewi, dan Komisaris PT Perishable Logistics Indonesia (PT PLI) sekaligus Pendiri PT Aero Citra Kargo (PT ACK), Siswadhi Pranoto Loe. Suap diberikan agar Edhy mempercepat perizinan budi daya benih lobster ke PT DPP.

Suharjito didakwa jaksa KPK melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Lihat Video: KPK Telusuri Uang Suap Buat Beli Wine, Edhy Prabowo: Buktikan Saja!

[Gambas:Video 20detik]



(zap/knv)