Mobil Pengantin Baru Terjun ke Sungai di Sumsel, Istri Tewas Terjebak

Prima Syahbana - detikNews
Rabu, 17 Feb 2021 16:50 WIB
Mobil terperosok di sungai di Palembang. Seorang perempuan meninggal akibat terjebak di mobil (Prima Syahbana/detikcom)
Mobil terperosok di sungai di Palembang. Seorang perempuan meninggal akibat terjebak di mobil. (Prima Syahbana/detikcom)
Palembang -

Pasangan suami-istri (pasutri) mengalami kecelakaan mobil terjun ke sungai di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Akibat peristiwa itu, sang istri bernama Atik Fitriani (55) tewas terjebak di mobil.

"Benar telah terjadi laka tunggal kemarin sore, satu korban tewas terjebak di dalam mobil dan sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Nyawanya tidak tertolong," kata Kasat Lantas Polrestabes Palembang Kompol M Yakin Rusdi ketika dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (17/2/2021).

Informasi yang dihimpun, pasutri tersebut mengendarai mobil minibus bernopol BG-1847-MR pada Selasa (16/2), sekitar pukul 16.30 WIB, di Jalan Gub H Bastari samping Gedung Dekranasda yang berada tidak jauh dari Stadion Glora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang.

Panit Laka Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu Sucipto, mengatakan Ibradi Oskar (58), saat itu sedang mengajari istrinya mengemudi mobil. Namun korban tidak bisa menguasai kendaraan hingga mobil terjun ke dalam sungai.

"Mobil pasutri itu awalnya berjalan dari arah simpang Jalan Gub H Bastari Jakabaring hendak menuju Simpang Perum Amien Mulya, Palembang. Namun, setibanya di TKP pada saat hendak berbelok arah, mobil hilang kendali dan terjun ke sungai samping Gedung Dekranasda, Jakabaring," terang Sucipto.

Diketahui, saat akan terjun bebas mobil tersebut langsung menukik ke dalam sungai dengan posisi depan tenggelam hingga dasar dan meninggalkan sedikit buntut mobil bagian belakang. Karena panik, mobil tenggelam suami korban berusaha cepat keluar dan berhasil selamat.

Sucipto menyebut Ibradi dapat diselamatkan. Sementara istrinya yang kesulitan bernafas langsung dilarikan ke RS Hermina dalam kondisi kritis.

"Nyawa korban tidak terselamatkan karena terjebak di dalam mobil. Sementara suami korban hingga kini masih dirawat intensif di rumah sakit," kata Sucipto.

Diakui Sucipto, kejadian itu terjadi karena kelalaian pengemudi, nekat belajar mengendarai kendaraan bermotor roda empat di jalan protokol, tanpa adanya instruktur yang memang legal dan andal di bidang latihan mengemudi.

"Pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Karena di TKP berdekatan dekat lokasi putar balik. Cuaca saat itu cerah dan juga jalan beraspal. Ini murni karena kelalaian," jelas Sucipto.

Saat akan dievakuasi, lanjut Sucipto, warga sekitar ramai, ada yang ikut menolong dan ada juga yang mengabadikan kejadian tersebut.

"Saat ini kendaraan korban sudah dievakuasi dan diamankan, sudah juga dilakukan olah TKP, anggota kita juga sudah mendatangi rumah sakit memastikan kondisi suami korban yang sedang menjalani perawatan," tutupnya.

Akibat kejadian itu, Ibradi mengalami lecet di kaki kiri dan dalam perawatan intensif di RS Hermina Palembang.

Baru 2 Bulan Menikah

Pasutri Atik dan Ibradi mash tergolong pengantin baru. Fitri (47), tetangga korban, mengatakan bahwa Atik dan Ibradi Oskar baru menikah sekitar Desember 2020.

"Istri pertama Ibradi sudah meninggal beberapa tahun lalu. Memang Ibradi tinggal di sini, setelah dia menikah dia mengajak istri barunya tinggal disini dan belum punya anak," kata Fitri, Rabu (17/2).

Fitri juga menyebut Atik sehari-hari dikenal baik dan sering bergaul dengan warga sekitar. Dia mengaku tidak menyangka jika tetangganya itu menjadi korban kecelakaan dengan mobil yang dikemudikannya.

"Dia dan suaminya dikenal baik dan suka bergaul dengan masyarakat di sini," katanya.

"Ya nggak nyangka, Atik pergi secepat itu," tambah Fitri.

(jbr/jbr)