Dianggap Rugikan Negara, Truk Obesitas di Riau Bakal Dipotong

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 16 Feb 2021 17:14 WIB
Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub potong truk obesitas di Riau (Raja-detikcom)
Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub potong truk obesitas di Riau. (Raja/detikcom)
Pekanbaru -

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan bakal menertibkan truk overdimension-overload (ODOL) atau obesitas di Riau. Truk obesitas bakal dipotong dan dilarang melintas di jalanan.

"Kita bekerja sama dengan kepolisian tahun 2023 akan kita selesaikan. Maka tidak ada lagi ODOL melintas di jalanan," kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setyadi seusai acara Normalisasi Kendaraan ODOL di Riau, Selasa (16/2/2021).

Dalam catatan Gakkum Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah IV di Riau-Kepri tercatat 1.943 kendaraan telah ditilang karena obesitas. Ada 68 kendaraan melakukan transfer muatan sejak 2019 hingga 2020.

Budi mengatakan banyak pelanggaran yang terjadi karena kendaraan mengangkut angkutan berlebih. Dia juga menyebut ada truk yang dimodifikasi agar bisa mengangkut muatan lebih banyak.

"Truk itu tinggi seharusnya 1 meter. Tetapi dibuat tinggi 1,7-2 meter dan panjang juga melebihi, tidak sesuai dan telah merugikan negara serta kendaraan lain yang melintas," `kata Budi.

"Kita sudah koordinasi dengan Kakorlantas dan Kementerian PUPR. Saya minta semua operator atau masyarakat mengikuti aturan yang berlaku, sanksi kalau sekarang itu kan ditilang Rp 100-150 ribu dan ke depan akan diperberat," sambungnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2