Polisi Naikkan Status Kasus Kerumunan Barongsai di Jakut ke Penyidikan

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 16 Feb 2021 13:18 WIB
Ilustrasi garis polisi dilarang melintas
Foto ilustrasi garis polisi. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Polisi terus melakukan penyelidikan terkait kasus kerumunan dari panggung barongsai yang terjadi di Pantjoran PIK, Pantai Maju, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara (Jakut). Kasus tersebut kini telah naik ke tingkat penyidikan.

"Iya sudah kita mintai keterangan dan sudah naik ke sidik (penyidikan)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Dwi Prasetyo saat dihubungi detikcom, Selasa (16/2/2021).

Dwi Prasetyo mengatakan telah menaikkan status kasus tersebut ke tingkat penyidikan pada hari Senin (15/2). Dari sejumlah saksi yang telah diperiksa, pihaknya telah menemukan adanya pelanggaran pidana dari kegiatan tersebut.

"Iya (ada pelanggaran pidana). Intinya masih pemeriksaan. Yang pasti sudah naik sidik," imbuhnya.

Sejauh ini ada sejumlah saksi yang telah dimintai keterangan. Salah satunya pihak yang berkaitan dengan pemberian izin di tempat tersebut.

Dwi Prasetyo menambahkan kegiatan panggung barongsai tersebut dilakukan tanpa adanya niat mengundang kerumunan massa. Dia menyebut warga yang datang ke lokasi pun tidak dimintai biaya pendaftaran.

"Jadi jangan dianggap seperti konser musik. Kalau konser musik mungkin ada panitia yang sponsori dan segala macamnya, itu nggak. Ini karena ada lahan kosong dia atraksi itu aja. Itu kan nggak ada dia undangan terus bayar, ada tiket nonton, ini nggak ada. Jadi sebatas atraksi aja," ujar Dwi Prasetyo.

Hingga saat ini penyidikan masih terus dilakukan terkait kerumunan dari kegiatan di panggung barongsai tersebut. Sejumlah saksi pun masih akan dimintai keterangan.

Seperti diketahui, panggung Barongsai yang digelar di Pantjoran PIK, Pantai Maju, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, disegel. Langkah penyegelan diambil usai tempat tersebut menimbulkan kerumunan pada perayaan Imlek, 14 Februari lalu.

Dari video yang diterima detikcom, panggung barongsai tersebut memang terlihat menimbulkan kerumunan massa. Masyarakat mulai dari orang tua hingga anak-anak terlihat memadai tempat tersebut melihat pertunjukan barongsai.

Meski mayoritas pengunjung nampak menggunakan masker, anjuran untuk menjaga jarak di tempat tersebut abai dilakukan.

"(Penyegelan) pas mereka lagi terjadi kerumunan ya. Kita bubarkan melalui instansi terkait termasuk Satgas COVID itu langsung kita segel," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan saat dihubungi detikcom, Selasa (16/2/2021).

Tonton juga Video: Arak-arakan Barongsai, Lampion dan Liong, Kemeriahan Cap Go Meh Bandung

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/isa)