Ketua PKB Komentari JK: Kritik Sekarang Cenderung Hujatan Tanpa Dasar

Matius Alfons - detikNews
Senin, 15 Feb 2021 12:18 WIB
Faisol Riza
Faisol Riza (Erlangga/dpr.go.id)
Jakarta -

PKB menanggapi Jusuf Kalla (JK) yang sempat mempertanyakan cara melakukan kritik ke pemerintah tanpa dipolisikan. PKB menilai kritik saat ini lebih masif tapi cenderung berisi hujatan.

"Zaman Orde Lama dan Orde Baru, kritik pada pemerintah tidak dilakukan setiap hari dan massif. Zaman sekarang sangat masif dan bisa tiap hari. Bahkan cenderung bukan lagi kritik tapi hujatan yang tanpa dasar," kata Ketua DPP PKB Faisol Riza saat dihubungi, Senin (15/2/2021).

Faisol mengatakan hal tersebut biasa terjadi saat ini. Dia pun menilai proses hukum terhadap kritik yang berisi hujatan memang seharusnya diterapkan.

"Saya kira biasa saja dan ini terus menjadi pelajaran untuk demokrasi kita. Justru saya melihat bagus karena ada proses hukum," ucapnya.

Kemudian, Ketua Komisi VI DPR RI ini juga menyinggung soal kritik kepada pemerintah. Seharusnya, kata dia, pemerintah berterima kasih jika ada kritik positif yang diarahkan kepada pemerintah.

"Hujatan tentu tidak dibenarkan. Kalau kritiknya untuk kebaikan bangsa justru pemerintah harus berterima kasih," ujarnya.

Terpisah, anggota Komisi III dari Fraksi PKB Jazilul Fawaid mengatakan kritik saat ini cenderung membuka aib. Bahkan, kata dia, kritik saat ini justru membuat jarak antara pemerintah dan warga negara.

"Kami melihatnya sedih, ini semua seakan menjadi tanda defisit kehangatan dan keakraban sesama warga dan pemimpin negara. Saling mengumbar kritik yang cenderung membuka aib dan kelemahan. Kritik tidak dilarang namun tetap dalam semangat kehangatan bukan membangun jarak apalagi dilandasi rasa benci," ungkap Jazilul.

Jazilul juga menilai kritik saat ini seperti kekanak-kanakan lantaran semua pihak ingin menang sendiri.

"Kelihatannya seperti model kritik kekanak-kanakan, semuanya ingin benar sendiri, bahkan ingin menang sendiri. Yang saya tahu. Kritik itu nasehat saling membenarkan bukan saling lempar tuduhan dan menyalah-nyalahkan," sebutnya.

Simak pernyataan JK soal cara mengkritik tanpa dipolisikan di halaman berikutnya.