Pengacara Bantah Fredy Kusnadi Gadai Sertifikat Ibu Dino Patti Djalal Rp 5 M

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 15 Feb 2021 12:11 WIB
Pengacara Tonin Tachta Singarimbun
Pengacara Fredy Kusnadi, Tonin Tachta (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Pengacara Fredy Kusnadi, Tonin Tachta, membantah jika dikatakan kliennya menggadaikan sertifikat rumah milik ibunda Dino Patti Djalal seharga Rp 5 miliar. Tonin juga membantah Fredy menerima uang dari penggadaian tersebut.

"Nggak adalah kan sudah saya bilang, nggak ada itu. Jadi dia dapet upah karena uangnya nyampur dari situ," kata Tonin saat dihubungi, Senin (15/2/2021).

Tonin mengakui kliennya memperoleh uang senilai Rp 279 juta. Namun, uang itu bukan dari hasil menggadaikan sertifikat ibu Dino Patti Djalal. Uang tersebut, kata Tonin, merupakan komisi untuk Fredy karena membantu proses penebusan sertifikat di koperasi.

"Jadi ada suatu case itu rumah atas nama R, tapi ngakunya punya ibunya (Dino Patti Djalal) di daerah Kemang. Itu dia mau pinjam duit kan gitu akhirnya untuk pinjam duit perlu ditebus sertifikatnya. Minta tolonglah sama si Fredy, ya namanya minta tolong masa orang nggak diupah. Kan ada upah namanya orang minta tolong. Ada counter check-nya segala macam," tutur dia.

Tonin mengatakan kliennya tak pernah menerima uang Rp 320 juta dari hasil menggadaikan sertifikat seperti yang ditudingkan Dino Patti Djalal. Dia pun kembali menegaskan uang yang diterima Fredy tak berkaitan dengan penggadaian sertifikat.

"Jadi dia hanya terima Rp 279 juta tidak sampai Rp 300 juta seperti yang dibilang. Itu case lain," imbuhnya.

"Yang anehnya Fredy (disebut) terima Rp 300 juta tapi ada lagi yang terima Rp 1,4 miliar. Masa si fredy dalang dapatnya dikit tapi ada yang dapat Rp 1,4 miliar. Seolah-olah mafia tanah lagi padahal itu pinjam uang. Jadi dibikin rumit cerita ini," sambung Tonin.

Lebih lanjut, Tonin pun mempertanyakan sikap Dino Patti Djalal yang menitikberatkan permasalahan tersebut kepada kliennya. Menurutnya, Fredy hanya sebagai perantara peminjaman uang, bukan sebagai pihak yang berperan menggadaikan sertifikat rumah ibunya.

"Fredy itu nggak bisa diapa-apain tapi dipaksakan gitu loh dengan dibuat video, itu difitnah itu persoalan lain. Sekarang saya perantara orang pinjem uang, saya kan minta komisi saya. Nanti akhirnya rumah itu ditebus ibunya Rp 5 miliar di koperasi, yang menghadirkan orang yang dikasih namanya atas nama yang R itu, kenapa Fredy yang diuber? Dibuat ceritanya seolah-olah balik nama itu punya sertifikat," papar Tonin.

Simak juga video 'Di Video Ini, Dino Patti Ungkap Keterlibatan Fredy dan Kasus Mafia Tanah':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman berikutnya.