Round-Up

Perlawanan Dino Patti Djalal Saat Balik Dipolisikan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 15 Feb 2021 06:18 WIB
Dino Patti Djalal
Dino Patti Djalal (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Eks Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal dipolisikan. Ia dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait pencemaran nama baik karena cuitannya di Twitter yang menuduh Fredy Kusnadi sebagai dalang sindikat mafia tanah rumah sang ibu.

Pihak yang melaporkan yakni Tonin Tachta. Ia mewakili kliennya yakni Fredy Kusnadi yang merasa nama baiknya sudah dicemari oleh Dino Patti Djalal.

Laporan itu dibuat ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada Sabtu (13/2) kemarin dan telah diterima dengan Nomor: LP/860/II/YAN 2.5/SPKT/PMJ. Tonin melaporkan Dino Patti Djalal terkait twitnya yang menyebut Fredy Kusnadi sebagai dalang sindikat penipuan jual beli sertifikat rumah milik ibunya.

"Dia kan menyebutkan sudah nama orang 3 kali si Fredy. Jadi selengkapnya ada link-link-nya. Jadi 3 kali menyebut mafia tanah, dia bilang memalsukan sertifikat, membalikkan nama, segala macam ya jadi sesuai dengan unsur ITE sudah masuk perbuatan tidak menyenangkan, memberitakan hoax, membuat keonaran karena komentar itu lebih dari 300 sudah. Saya laporkan," ujar Tonin saat dihubungi, Minggu (14/2/2021).

Tonin menjelaskan ibu Dino Patti Djalal memiliki beberapa rumah yang dibuat atas nama orang lain, salah satunya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, yang akan diperjualbelikan di salah satu kantor notaris pada November 2020. Transaksi rumah itu kemudian bermasalah dan berujung laporan polisi.

Tonin juga menyebut Fredy memang pernah membeli rumah milik ibu Dino dan sudah membayarnya. Namun, rumah itu berada di kawasan Jalan Antasari.

"Klien saya beli rumah di Antasari bukan yang kejadian November 2020 dan klien saya sudah beli tahun 2020 Januari, nggak sama, beda kalau yang kemarin itu Kemang, yang klien saya beli di Antasari. Sudah bayar ke ibunya jadi balik nama itu di BPN, kalau memang itu palsu ya BPN yang keluarin palsu," ujar Tonin.

Tonin menyerahkan sejumlah bukti berupa cuitan Twitter @dinopattidjalal terkait ujaran soal mafia tanah. Dalam laporannya, Tonin mempersangkakan Dino dengan Pasal 27 Ayat 3 juncto Pasal 45a Ayat 3 dan atau Pasal 28 Ayat 2 juncto Pasal 45a Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Berikut cuitan yang dimaksud oleh Tonin:

"Update Mafia Tanah : Ternyata polisi pernah tangkap dalang sindikat tanah a.n. Fredy Kusnadi tgl 11 Novembr 2020 jam 9 malam. Namun setelah dibawa ke Polda Metro, malam itu juga sang dalang dibebaskan tanpa proses hukum yg transparan+jelas. Setelah itu, dalang tersebut kabur dari rumahnya," cuit Dino lewat akun Twitter-nya seperti dilihat detikcom, Kamis (11/2/2021).

Simak juga video 'Respons Komisi II Soal Rumah Ibu Dino Patti Djalal Dicaplok Mafia Tanah':

[Gambas:Video 20detik]



Selengkapnya di halaman berikutnya >>>