Perayaan Imlek Virtual, Anies Cerita Pepatah Tiongkok soal Optimisme

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 14 Feb 2021 12:52 WIB
Anies Baswedan.
Anies Baswedan (Youtube/Pemprov DKI Jakarta)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyampaikan sambutannya dalam rangka merayakan tahun baru Imlek 2572 Kongzili. Anies menyadari wabah COVID-19 membuat perayaan Imlek kali ini tak semeriah tahun sebelumnya.

"Saudara masyarakat Jakarta yang saya hormati, saat ini di Jakarta dan berbagai belahan dunia merayakan tahun baru 2572. Tapi perayaan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Perayaan Imlek tahun ini unik karena biasanya Imlek diwarnai dengan dentum suara tambun dari permainan barongsai. Ada kepulan asap di kelenteng. Itu semua kita rasakan tahun tahun kemarin. Tapi tahun ini mungkin tidak ada itu semua," kata Anies Baswedan dalam acara Perayaan Tahun Baru Imlek Nasional 2572 Kongzili Doa untuk Indonesia yang digelar virtual, Minggu (14/2/2021).

Acara yang digelar MATAKIN secara virtual ini juga menampilkan sambutan dari sejumlah tokoh nasional, termasuk Wapres Ma'ruf Amin dan Menag Yaqut Cholil Quomas.

Anies mengutip pepatah kuno Tiongkok mengenai sikap optimisme dalam menghadapi kesulitan. Menurutnya, pepatah ini perlu diterapkan dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Melalui pepatah ini, Anies mengajak masyarakat melihat pandemi ini sebagai peluang untuk bangkit dari keterpurukan. Ia juga mengajak masyarakat menumbuhkan sikap optimisme demi menghadapi masa sulit ini.

"Ada juga pepatah kuno Tiongkok yang menyatakan orang optimis melihat kesempatan dalam setiap setiap kesulitan sementara yang pesimis melihat kesulitan walau di depannya ada kesempatan," terangnya.

"Senada dengan pepatah itu saya ingin mengajak kepada kita semua, marilah kita melihat momen pandemi ini, momen kesulitan ini untuk mencari kesempatan, untuk mencari peluang agar kita bisa kembali kuat, kembali bangkit dalam suasana persatuan, dalam suasana persaudaraan saling menopang, saling memupuk optimisme dan itu semua nanti harapannya bisa membuat kita lebih cepat melewati masa penuh ujian ini," lanjutnya.

Selain itu, Anies menyoroti pentingnya gotong royong antarmasyarakat. Menurutnya, hal ini bisa menumbuhkan sikap optimisme di tengah masyarakat.

"Saat ini kita berhadapan dengan pandemi dan bencana alam dan ini justru harus jadi kesempatan untuk mengokohkan rasa persatuan dan memupuk optimisme kita," ucapnya.

Simak video 'Libur Imlek, Kedatangan Penumpang di Stasiun Pasar Senen Turun 60%':

[Gambas:Video 20detik]



(imk/imk)