Beredar Mobil Ketua Bawaslu di Jambi Diduga Ditembak, Ini Faktanya

Audrey Santoso - detikNews
Sabtu, 13 Feb 2021 12:11 WIB
Polisi bantah kaca belakang mobil Ketua Bawaslu Kota Sungai Penuh Jambi ditembak
Rekaman CCTV detik-detik mobil Ketua Bawaslu Kota Sungai Penuh Jambi retak. (Foto: dok. Istimewa)
Jambi -

Beredar info mobil dinas Ketua Bawaslu Kota Sungai Penuh, Jambi, ditembak. Berdasarkan pemeriksaan, polisi mengatakan retaknya kaca belakang mobil dinas Ketua Bawaslu Kota Sungai Penuh itu bukan karena tembakan.

"Kejadiannya kemarin (Jumat, 12/2) itu, sekitar pukul 11.00 WIB, kemudian kebetulan di depan kantor Bawaslu, di dekat mobil itu kan ada CCTV. Setelah dicek bersama-sama pemilik CCTV, pada pukul 11.28 WIB detik ke-57, melintas dengan cepat sebuah mobil Toyota Kijang tua," kata Kapolda Jambi Irjen A Rachmad Wibowo kepada detikcom, Sabtu (13/2/2021).

Rachmad menuturkan kendaraan tersebut teridentifikasi milik seseorang inisial N. Polisi lalu mendatangi N.

"Mobil Kijang tua itu pemiliknya namanya N, dia itu punya bengkel las. Kami datangi ke bengkel lasnya, kami cek di bengkel las itu, kami temukan lagi ada tiga butir kelereng yang sama, semacam bola besi gitu, seperti gotri," ujar Rachmad.

Kepada polisi, N mengatakan gotri itu digunakan untuk rel pagar. Dari hasil pemeriksaan N, polisi menduga gotri itu terpental saat mobil yang mengangkutnya melaju kencang.

"Kami tanya gotri ini gotri untuk apa. Rupanya gotri itu yang model untuk pagar itu, supaya gampang digeser-geser, itu kan pakai namanya laher (bearing) tuh. Jadi kemungkinan karena dia ngebut, barang itu mentalnya dari mobil, kemudian karena dorongan, karena jatuh dari mobil, kan ada gaya sentrifugal, memantul, kenalah kaca (mobil dinas Ketua Bawaslu Kota Sungai Penuh) itu," terang Rachmad.

Rachmad menegaskan pecahnya kaca belakang mobil dinas Ketua Bawaslu Kota Sungai Penuh bukan karena penembakan. Rachmad menerangkan polisi telah membandingkan antara peluru airsoft gun dengan gotri untuk pagar itu. Hasilnya gotri untuk laher pagar lebih besar dari amunisi airsoft gun.

"Bukan penembakan. Kami sudah bandingkan antara peluru airsoft gun sama gotri itu, beda jauh. Airsoft gun jauh lebih kecil ukurannya. Kalaupun pakai gotri sebesar itu, airsoft gun-nya nggak kuat untuk mendorong pelurunya kan," jelas Rachmad.

"Bukan penembakan, tapi diduga kuat itu adalah material yang digunakan sebagai bahan untuk membuat bagian daripada laher itu loh. Dia mengenai bagian bawah kaca mobil," imbuh Rachmad.

Polisi bantah kaca belakang mobil Ketua Bawaslu Kota Sungai Penuh Jambi ditembakBarang bukti gotri yang terpental hingga menyebabkan kaca belakang mobil Ketua Bawaslu Kota Sungai Penuh Jambi retak. (Foto: dok. istimewa)

Masih kata Rachmad, Ketua Bawaslu Kota Sungai penuh dan anggotanya sempat mengadukan kejadian ini ke pihak kepolisian via WhatsApp. Namun usai polisi mengetahui peristiwa itu bukan penembakan, polisi tak melanjutkan proses hukum.

"Dari pihak korban sudah lapor menyampaikan lewat WA ke Kapolres, tetapi kami sementara ini tidak kami pidanakan. Tidak (lanjut proses hukum) yah, karena ini bisa dibilang kecelakaan ya, tidak dengan sengaja ya," tandas Rachmad.

(aud/idh)