Gempa M 6,5 Guncang Enggano Bengkulu, Ini Analisis BMKG

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 10 Feb 2021 21:32 WIB
Seismograf, alat pencatat getaran gempa, Ilustrasi gempa bumi
Seismograf, alat perekam getaran gempa (Robby Bernardi/detikcom)
Jakarta -

Gempa bumi magnitudo (M) 6,5 terjadi di 83 kilometer barat daya Enggano, Bengkulu. Berdasarkan hasil analisis, BMKG menyebut gempa magnitudo 6,5 terjadi karena adanya aktivitas subduksi.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/2/2021).

BMKG juga mengungkap mekanisme sumber gempa. Gempa dengan kedalaman 10 km ini memiliki mekanisme pergerakan naik.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," kata dia.

Bambang mengatakan pihaknya belum menerima laporan adanya kerusakan akibat gempa ini. Gempa yang terjadi di Enggano ini juga tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2