Saksi Ungkap Syahganda Cuit 'Omnibus Law Sampah' Sebelum Demo Ricuh

Ibnu Hariyanto - detikNews
Rabu, 10 Feb 2021 14:01 WIB
Sidang lanjutan Syahganda Nainggolan di PN Depok (Ibnu-detikcom)
Sidang lanjutan Syahganda Nainggolan di PN Depok. (Ibnu/detikcom)
Depok -

Saksi bernama Hendra mengungkap cuitan-cuitan Syahganda Nainggolan sebelum demo omnibus law UU Cipta Kerja yang berujung ricuh. Hendra menyebut Syahganda mencuit 'omnibus law sampah' sebelum adanya demo yang berujung ricuh.

Hal itu disampaikan Hendra saat bersaksi di sidang lanjutan kasus penyebaran berita bohong dengan terdakwa Syahganda Nainggolan di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Rabu (10/2/2021). Hendra merupakan salah satu yang ikut melaporkan Syahganda ke Bareskrim Polri bersama Husein Shahab.

Awalnya, hakim anggota Imran Makulau bertanya ke Herman soal apa saja cuitan Syahganda yang menurut Hendra memicu demo omnibus law. Hendra menjelaskan, cuitan itu diunggah Syahganda pada 1 Oktober 2020, 6 Oktober 2020, dan 8 Oktober 2020.

"Saksi bilang 8 Oktober ada demo ya ada keonaran? Apakah sebelum pelaporan Husein dan Febri, apakah saat itu sudah hangat dibicarakan tentang omnibus law. apakah tanggal itu terkait cuitan-cuitan terdakwa yang mengarah ke omnibus law dan demo?" tanya hakim Imran.

"Ada, tanggal 1 Oktober, mengenai salah satu poinnya penyataan Gatot Nurmatyo itu, terus tanggal 5 Oktober," ujar Hendra.

Hendra menambahkan, Syahganda kembali mencuit terkait omnibus law pada 8 Oktober 2020. Dia menyebut isi cuitan Syahganda itu terkait gerakan demo buruh di Kabupaten Bogor.

"Yang tanggal 8 Oktober itu intinya bahwa ada gerakan demo PPMI tanggal 8 Oktober dan buruh se-Kabupaten Bogor tanda pagar omnibus law sampah," ucap Hendra.

Simak juga Video: Petinggi KAMI Jumhur Hidayat Didakwa Sebarkan Berita Hoax!

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2