Round-Up

Kritik Keras Bagai Jamu Dinanti Pemerintah Agar Terarah

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 10 Feb 2021 05:57 WIB
Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung
Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (Foto: Humas Setkab)

Awalnya, Jokowi mengapresiasi Ombudsman Republik Indonesia yang terus mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik. Jokowi juga mendorong masyarakat lebih aktif melaporkan kritik dan potensi maladministrasi pelayanan publik.

"Semua pihak harus menjadi bagian dari proses untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik. Masyarakat harus lebih aktif menyampaikan kritik masukan ataupun potensi maladministrasi dan para penyelenggara pelayanan publik juga harus terus meningkatkan upaya perbaikan-perbaikan," ujar Jokowi dalam pidatonya di Laporan Tahunan Ombudsman secara virtual, Senin (8/2).

Dikatakan Jokowi, negara hadir jika dapat menyelenggarakan pelayanan publik yang cepat dan berkeadilan. Untuk mewujudkan ini, diperlukan transformasi sistem dan perubahan pola pikir budaya birokrasi.

"Kita juga punya kerja besar untuk mengubah model pelayanan birokrasi yang selama ini kaku, terjebak pada hal yang bersifat prosedural, bersifat administratif dan menjadi pelayanan publik yang menekankan pada kecepatan, inovatif, berorientasi pada hasil," kata Jokowi.

Jokowi menambahkan, diperlukan juga partisipasi publik serta pengawasan Ombudsman dalam pengawasan pelayanan publik. Jokowi juga ingin wujud pelayanan publik berubah dari yang terkesan kaku.

"Kita juga punya kerja besar untuk mengubah model pelayanan birokrasi yang selama ini kaku, terjebak pada hal yang bersifat prosedural, bersifat administratif dan menjadi pelayanan publik yang menekankan pada kecepatan, inovatif, berorientasi pada hasil," ucap Jokowi.


(dkp/dkp)