Round-Up

Kritik Keras Bagai Jamu Dinanti Pemerintah Agar Terarah

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 10 Feb 2021 05:57 WIB
Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung
Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (Foto: Humas Setkab)
Jakarta -

Pemerintah memberikan penegasan siap menerima kritikan yang keras sekalipun, supaya pembangunan lebih terarah. Pemerintah menganalogikan kritikan dan saran bagaikan jamu yang menguatkan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Pemerintah, kata Pramono, menerima kritikan sebagai bagian dari berdemokrasi.

"Sebagai negara demokrasi, kebebasan pers merupakan tiang utama untuk menjaga demokrasi tetap berlangsung. Bagi pemerintah, kebebasan pers adalah sesuatu yang wajib dijaga dan bagi pemerintah kebebasan pers, kritik, saran, masukan itu seperti jamu, menguatkan pemerintah. Dan kita memerlukan kritik yang terbuka, kritik yang pedas, kritik yang keras karena dengan kritik itulah pemerintah akan membangun lebih terarah dan lebih benar," kata Pramono saat menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional 2021 seperti ditayangkan akun YouTube Sekretariat Kabinet, Selasa (9/2).

Dalam momen hari pers nasional ini, Pramono mengatakan kebebasan pers harus dijaga bersama. Pers diharapkan menjalankan fungsi kontrolnya terhadap pemerintah.

"Sesuai dengan UU Nomor 40 Tahun 1999, kebebasan pers harus dijaga bersama karena kita meyakini dengan adanya fungsi kontrol ini maka pemerintah dan juga masyarakat akan semakin baik dalam kehidupannya mengisi ruang-ruang demokrasi," tutur Pramono.

Pramono berpesan agar pers tetap menjaga integritas. Bagi Pramono, kunci Indonesia untuk menjadi bangsa pemenang salah satunya terletak pada pers yang kuat dan terdidik.

"Kepada insan pers saya secara khusus ingin mengucapkan selamat haris pers nasional. Tetaplah menjaga integritas, menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran di atas segalanya, serta melakukan pendidikan, edukasi kepada bangsa ini. Pers yang kuat, pers yang terdidik, pers yang berintegritas adalah syarat mutlak menjadikan bangsa ini bangsa pemenang bangsa petarung, bangsa yang menjadi bangsa besar. Selamat haris pers nasional," tutur dia.

Simak juga video 'Penjelasan Lengkap Pemerintah Tentang PPKM Mikro':

[Gambas:Video 20detik]





Dalam kesempatan terpisah, Kwik Kian Gie menyampaikan ketakutannya menyampaikan kritik lantaran langsung diserang buzzer. Simak di halaman selanjutnya...