6 Anggota Polres Balikpapan Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Herman

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Selasa, 09 Feb 2021 14:28 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono (Foto: dok. Divisi Humas Polri)
Jakarta -

Enam anggota Polresta Balikpapan ditetapkan menjadi tersangka terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap Herman hingga meninggal dunia. Enam polisi tersebut dijerat pidana dan sanksi etik.

"Kita sudah mendapatkan saksi 7 orang dan kemudian kita melakukan juga keterangan tersangka. Ada enam (anggota Polresta Balikpapan). Jadi tersangka ini kita kenakan pidana dan kode etik. Anggota kepolisian yang melakukan penganiayaan mengakibatkan (Herman) meninggal tersangka pencurian dengan pemberatan ini kita kenai pidana dan kode etik," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam jumpa pers di Mabes Polri, Selasa (9/2/2021).

Selain itu, Argo menjelaskan keenam tersangka dimutasi ke Yanma Polda Kaltim untuk memudahkan proses pemeriksaan. Mereka juga dicopot dari jabatan masing-masing.

"Jadi yang bersangkutan tersangka ini, setelah dimutasi ke Yanma, juga dicopot dari jabatannya. Saat ini masih dalam proses oleh penyidik Polda Kaltim," tuturnya.

"Sekitar ya tanggal 4 Desember sudah kita mutasikan ke Yanma Polda Kaltim. Kenapa dipindahkan? Ya, untuk memudahkan pemeriksaan," sambung Argo.

Argo lantas mengungkap awal mula kasus Herman 'dijemput tak berbaju'. Berawal ketika Unit Opsnal Reskrim Polresta Balikpapan beranggotakan enam orang yang dipimpin oleh Iptu RH selaku kanitnya menangkap Herman.

Saat menangkap dan membawa ke kantor polisi, keenam orang itu diduga melakukan penganiayaan terhadap Herman. Herman kemudian meninggal dunia.

"Kasus yang ada di Balikpapan, Kaltim, yaitu ada tersangka pencurian dengan pemberatan itu atas nama tersangkanya Herman ini kena Pasal 363 KUHP. Tersangka ini ditangkap oleh Unit Opsnal Reskrim Polresta Balikpapan, yaitu pada tanggal 2 Desember 2020, sekitar pukul 23.00 WIB. Setelah tersangka ditangkap, kemudian dibawa ke kantor polisi. Di Polresta Balikpapan oleh satu unit opsnal ada enam orang, yang dipimpin oleh seorang iptu, kanitnya. Kemudian, terjadilah dugaan penganiayaan sehingga mengakibatkan tersangka pencurian dengan pemberatan ini meninggal dunia," papar Argo.

Lihat juga Video: Ini Peran Anggota DPRD Dharmasraya di Kasus Penganiayaan Warga

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2