Sidang Pilkada di MK

100% Warga Nyoblos di 4 TPS Pilwalkot Ternate, KPU: Bukan Pelanggaran

Andi Saputra - detikNews
Senin, 08 Feb 2021 19:20 WIB
Hakim Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat (tengah), Wahiduddin Adams (kiri) dan Manahan MP Sitompul (kanan) memimpin sidang pengujian formil UU Cipta Kerja di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (12/11/2020). MK menggelar sidang pengujian formil atas dugaan pelanggaran asas formil dalam pembentukan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang diajukan oleh Gerakan Masyarakat Pejuang Hak Konstitusi (GMPHK). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/nz
Ilustrasi sidang MK (Foto: ANTARAFOTO/PUSPA PERWITASARI0
Jakarta -

Pasangan Muhammad Hasan Bay-Mohammad Asghar Saleh menggugat hasil Pilwalkot Ternate ke Mahkamah Konstitusi (MK). Salah satu alasannya, ada temuan 100 persen pemilih di 4 TPS yang menggunakan hak suaranya. KPU Kota Ternate menepis hal itu sebagai bentuk kecurangan.

"Secara kontekstual partisipasi pemilih mencapai 100% tidak dapat dikategorikan dalam pelanggaran pemilihan, tetapi harus dianggap sebagai prestasi atas pendidikan politik," kata kuasa KPU Kota Ternate, Muhammad Salman Darwis sebagaimana dilansir website MK, Senin (8/2/2021).

Lebih lanjut Darwis mengatakan, terhadap dalil partisipasi pemilih mencapai 100% pada 4 TPS, hanya terdapat 2 TPS yang memenuhi 100 persen. Sedangkan 2 TPS lainnya misalnya di TPS 21 Kelurahan Kalumata DPT-nya adalah 153 dengan DPTb 38 pemilih, dan pemilih sesuai DPT adalah 119 pemilih.

"Dari 4 TPS itu mayoritas dimenangkan Pemohon atau paling tidak Pemohon memperoleh suara yang signifikan," ungkap Darwis.

Darwis juga membantah dalil yang menyatakan KPU Kota Ternate mengakomodir pemenangan paslon lainnya dengan memanfaatkan DBTb. Darwis menegaskan, DPTb dibuat untuk mengakomodir hak pilih masyarakat.

"Setiap warga negara yang telah berhak secara umur dan syarat yang ditentukan, maka Termohon melakukan pengakomodiran atas hak tersebut," ujar Darwis.



Sementara itu, kuasa hukum pasangan Tauhid Soleman-Jasri Usman, Fahruddin Maloko memberikan keterangan atas 43 TPS yang dipersoalkan oleh Muhammad Hasan Bay dan Mohammad Asghar Saleh. Atas hal ini, pihaknya tidak menemukan adanya pengajuan form keberatan oleh saksi Pemohon dan bahkan Panwas TPS.

"Jadi tidak ada masalah di TPS yang didalilkan itu, mulai dari TPS 06 hingga TPS terakhir yang didalikan dalam permohonan ini," ujar Fahruddin.

Sebagaimana diketahui, KPU Kota Ternate menetapkan Paslon Nomor Urut 2, Tauhid Soleman-Jasri Usman sebagai peraih suara terbanyak dengan meraup suara sah 28.022. Sedangkan posisi kedua, pasangan M Hasan Bay-Asgar Saleh dengan perolehan suara 26.307 suara. Sementara posisi ketiga pasangan Merlisa Marsaoly-Juhdi Taslim dengan perolehan 19.942 suara, dan pasangan Mohammad Yamin Tawari-Abdullah Tahir meraup 18.980 suara. Hasan Bay-Asgar Saleh tidak terima dan menggugat keputusan KPU itu ke MK.

(asp/knv)