Diksar di Gunung Dempo, Mahasiswa PGRI Palembang Meninggal Usai Sesak Napas

M Syahbana - detikNews
Senin, 08 Feb 2021 12:21 WIB
Ilustrasi jenazah
Ilustrasi jenazah. (Foto: Thinkstock)
Palembang - Mahasiswa PGRI Palembang bernama Muhammad Wiyoto (23) meninggal dunia. Wiyoto sempat mengeluhkan sesak napas saat mengikuti pendidikan dasar (diksar) dan lanjutan Palapa PGRI Palembang di Gunung Dempo, Sumatera Selatan.

"Benar, ada mahasiswa kita meninggal dunia bernama Muhammad Wiyoto. Saat ikut diksar, almarhum mengembuskan napas terakhir ketika akan dievakuasi setibanya di RSUD Kota Pagaralam," kata Mulyadi, Pejabat Humas Universitas PGRI Palembang saat ditemui detikcom, Senin (8/2/2021).

Dari informasi yang dihimpun, Wiyoto mengikuti diksar di Gunung Dempo bersama 10 orang temannya. Pada Sabtu (6/2) malam sekitar pukul 23.00 WIB, Wiyoto merasakan sesak napas dan melaporkan ke panitia untuk dilakukan penanganan.

Tetapi, pada hari Minggu (7/2) pukul 03.00 WIB, Wiyoto kembali merasakan sesak. Panitia diksar melaporkan kejadian ini ke pos pendakian Gunung Dempo. Dia sempat dibawa ke instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Pagaralam, tetapi nyawa Wiyoto tidak bisa diselamatkan.

"Sekira pukul 03.00 WIB, yang bersangkutan kembali merasakan sesak, dan saat itu juga panitia melaporkan ke Posko Balai Registrasi Gunung Merapi Dempo (Brigade) untuk minta pertolongan kendaraan agar yang bersangkutan dibawa ke di RSUD Besemah Pagaralam, sekira pukul 06.45 WIB dan langsung dibawa ke IGD untuk mendapatkan pertolongan pertama. Dan tepat pukul 07.00 WIB pagi di hari yang sama, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia oleh rumah sakit," ujar Mulyadi.

Wiyoto sudah dimakamkan pada hari Minggu di Kabupaten Musi Banyuasin. Pihak PGRI Palembang menyampaikan ucapan belasungkawa atas peristiwa ini.

"Sebagai bentuk rasa berduka cita, pihak rektorat ikut hadir di pemakaman almarhum. Kami mewakili pihak lembaga kampus mengucapkan belasungkawa sebesar-besarnya atas meninggalnya almarhum ketika mengikuti kegiatan kampus di daerah Pagaralam," kata Mulyadi. (dkp/dkp)