Seorang Pendaki Ditemukan Meninggal di Gunung Slamet

Arbi Anugrah - detikNews
Selasa, 08 Des 2020 18:58 WIB
Kondis Gunung Slamet dilihat dari basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Pemalang, Sabtu (10/10/2020).
Ilustrasi. Foto: Kondis Gunung Slamet dilihat dari basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Pemalang, Sabtu (10/10/2020). (Robby Bernardi/detikcom)
Purbalingga -

Seorang pendaki meninggal di Gunung Slamet, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Jasad korban yang diketahui bernama Syafanu Multazam (19) asal Kota Tegal ditemukan di antara Pos 6-7 jalur Gunung Malang, pendakian via Bambangan, Kabupaten Purbalingga pada Senin (7/12) malam.

"Tim SAR melakukan penyisiran dan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia di antara Pos 6 dan 7 Jalur Gunungmalang," kata Junior Manager Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur Sugito saat dihubungi wartawan, Selasa (8/12/2020).

Sugito mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Karangreja dan Inafis Polres Purbalingga, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga mengalami hipotermia.

"Korban kemungkinan meninggal dunia karena mengalami hipotermia atau kedinginan," jelasnya.

Dia menjelaskan, kronologi korban mendaki ke Gunung Slamet melalui jalur Pos Bambangan bersama enam orang rekan lainnya pada Sabtu (5/12) siang. Namun di tengah perjalanan, korban berpisah dari rombongan saat berada di pos 7 jalur Bambangan untuk beristirahat.

Sedangkan keenam orang temannya melanjutkan perjalanan menuju puncak Gunung Slamet.

"Saat muncak korban tidak bareng rombongan. Enam temannya berangkat dulu, tapi sempat ketemu di Plawangan, saat enam temannya turun, korban naik bersama rombongan lain dari Jakarta," ucapnya.

Ketika perjalanan turun dari Gunung Slamet, keenam temannya sempat menunggu korban di Pos 3 hingga tiga jam. Namun karena tak kunjung turun, akhirnya keenam teman korban turun dan sampai di basecamp Bambangan, pada Minggu (6/12).

"Tapi sampai magrib korban tidak kunjung turun, sehingga ketua rombongan melapor ke pengelola basecamp Bambangan bahwa seorang teman sesama pendaki ada yang belum turun," lanjut dia.

Mendapatkan laporan tersebut, Tim SAR Bambangan kemudian melakukan pencarian terhadap korban. Hingga akhirnya korban ditemukan sudah tidak bernyawa pada Senin (7/12) sekitar pukul 23.55 WIB.

Jasad korban lantas dievakuasi dan tiba di Puskesmas Karangreja, pada Selasa (8/12) pagi. Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

(rih/sip)