Banjir di Pejaten Timur Belum Surut hingga Malam Hari

Afzal Nur Iman - detikNews
Minggu, 07 Feb 2021 21:56 WIB
Pukul 21.00 WIB, Banjir di Pejaten Timur Belum Surut
Kondisi banjir di Pejaten Timur pada pukul 21.00 WIB (Foto: Afzal Nur Iman/detikcom)
Jakarta -

Banjir masih mengenangi beberapa RW di Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kini kondisi muka air sudah turun sekitar 30 cm namun air masih tinggi.

Pantauan detikcom di lokasi tepatnya di RT 005/ RW 008 pada hari Minggu (7/2/2021) pukul 21.10 WIB. Terlihat muka air masih tinggi. Semakin ke arah selatan banjir semakin tinggi. Tinggi muka air di lokasi itu sempat mencapai 1,5 meter.

Sebagian warga masih bertahan di lantai 2 rumahnya. Di lingkungan tersebut memang terlihat banyak rumah yang memiliki dua lantai.

Sejumlah personel pemadam kebakaran masih bersiaga di sekitar lokasi banjir. Selain personel pemadam kebakaran terlihat juga beberapa polisi dan TNI. Satu perahu karet juga masih disiagakan di lokasi.

Pukul 21.00 WIB, Banjir di Pejaten Timur Belum SurutPukul 21.00 WIB, Banjir di Pejaten Timur Belum Surut Foto: Afzal Nur Iman/detikcom

Salah satu rumah di dataran yang tidak tergenang banjir digunakan oleh petugas untuk bersiaga. Terlihat listrik di lokasi tidak dipadamkan. Lampu jalan dan lampu-lampu rumah masih terlihat menyala.

Plt Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji mengatakan telah mengkoordinasikan relawan terkait mitigasi bencana. Ia turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada relawan yang turun ke lokasi banjir.

"Ya saya terimakasih pada teman-teman relawan, karena kita di Jaksel sudah mulai mengkoordinasikan seluruh teman-teman relawan yang berkaitan dengan mitigasi kebencanaan. Sehingga tadi sudah stand by perahu karet, kendaraan-kendaraan yang lain-lain," ujarnya di lokasi pada Minggu (7/2/2021).

Ke depan ia akan meninjau program Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BWSCC) terkait program normalisasi sungai dan penataan bantaran sungai untuk mencegah banjir berulang. Isnawa juga menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang berkoordinasi terkait hal tersebut.

"Ciliwung ini kan berkaitan dengan programnya BWSCC Kementrian PUPR, kita akan terus mengupdate program tersebut. Saya yakin Pemprov DKI Jakarta sedang mengoptimalkan bekerjasama dengan PUPR, BWSCC ini. Karena sekali lagi kewenangan sungai ini, Ciliwung ini kewenangan pusat ya," lanjutnya.

(ibh/ibh)