Menteri LHK Perintahkan Evaluasi Menyeluruh atas 2 Harimau Lepas Sinka Zoo

Audrey Santoso - detikNews
Sabtu, 06 Feb 2021 14:32 WIB
Menteri LHK Siti Nurbaya
Menteri LHK Siti Nurbaya (Foto: dok. KLHK)
Jakarta -

Satu orang tewas dalam insiden lepasnya dua harimau di Sinka Zoo, Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar). Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar meminta dilakukan evaluasi menyeluruh atas kasus ini.

"Sudah ditugaskan untuk evaluasi menyeluruh terhadap LK atau kembaga konservasi tersebut," kata Siti saat dihubungi detikcom, Sabtu (6/2/2021).

"Bila ada kesalahan, bisa terkena sanksi," sambungnya menegaskan.

Informasi terbaru hingga siang tadi pukul 13.00 WIB, tim gabungan dari BKSDA Kalbar, Kodim 1202 Singkawang, dan Polres Singkawang masih melakukan pencarian. Satu dari dua harimau Sinka Zoo yang lepas dilumpuhkan petugas gabungan hingga mati. Satu lagi masih diburu.

"Ada dua harimau yang lepas. Satu yang berwarna cokelat sudah berhasil dilumpuhkan dalam keadaan mati. Masih satu lagi yang warna putih sedang dicari oleh tim gabungan. Kalau yang sudah mati ditemukan di sekitar kebun binatang," kata Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Donny Charles Go saat dimintai konfirmasi, Sabtu (6/2).

BKSDA Kalbar sudah memberi imbauan kepada masyarakat sekitar agar sementara tidak beraktivitas di luar rumah, selalu waspada, dan berhati-hati. Masyarakat juga diminta melaporkan jika ada informasi dan perkembangan terkait lepasnya dua harimau ini ke call center BKSDA Kalbar di nomor 08115776767.

Kedua harimau diketahui lepas dari kandang pada Jumat (5/2) sekitar pukul 16.30 WIB. Kedua karnivora itu kabur lewat lubang di kandang yang muncul akibat terjadinya longsor.

"Keluarnya harimau dari kandang ini diduga akibat hujan yang mengguyur selama beberapa hari terakhir yang mengakibatkan longsor di dekat kandang harimau. Longsor tersebut menyebabkan lubang yang cukup besar di kandang harimau, yang kemudian digunakan untuk kedua ekor harimau ini kabur," kata Sadtata Noor.

Lihat juga Video: Harimau Sumatera Terjerat Perangkap di Aceh Tenggara, Kondisinya Lemah!

[Gambas:Video 20detik]



(hri/jbr)