PD Klaim Jokowi Tegur Moeldoko, PKS: Bagus Jika Publik Tahu

Dwi Andayani - detikNews
Sabtu, 06 Feb 2021 07:35 WIB
Mardani Ali Sera
Mardani Ali Sera (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Andi Arief menyebut Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mendapat teguran dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait isu kudeta Partai Demokrat. Anggota Komisi II Fraksi PKS Mardani Ali Sera menilai, jika hal ini benar, lebih baik jika Jokowi menyampaikan ke publik.

"Bagus jika Pak Jokowi membuka ke publik. Demokrasi yang sehat perlu didorong dan didukung," ujar Mardani saat dihubungi, Jumat (5/2/2021).

Mardani mengatakan Presiden memiliki tanggung jawab menyehatkan demokrasi, sehingga bagus bila publik tahu sikap tegas Presiden.

"Presiden punya tanggung jawab besar menyehatkan demokrasi. Jika ada sinyalemen pembantunya 'melemahkan demokrasi', bagus jika publik tahu sikap tegas Presiden," kata Mardani.

"Sekali lagi, jika ada intervensi pada parpol, sama dengan melemahkan parpol. Dan itu berujung melemahkan demokrasi," sambungnya.

Diketahui, AHY mengungkap isu adanya upaya kudeta dari pejabat pemerintah lingkar Presiden Jokowi. Nama Moeldoko kemudian tersebut, namun Moeldoko kemudian membantah isu kudeta Demokrat tersebut.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief kemudian mengungkapkan Moeldoko mendapat teguran dari Presiden Jokowi. Teguran terhadap Moeldoko itu terkait isu kudeta Partai Demokrat.

"KSP Moeldoko sudah ditegur Pak Jokowi. Mudah-mudahan tidak mengulangi perbuatan tercela terhadap Partai Demokrat," kata Andi Arief kepada wartawan, Jumat (5/2).

Redaksi detikcom telah berupaya meminta konfirmasi mengenai teguran terhadap Moeldoko ini kepada pihak Istana Kepresidenan dan Kantor Staf Presiden. Juru bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, mengaku tidak mendapatkan informasi mengenai hal tersebut.

"Kami tidak mendapatkan informasi tentang hal tersebut," kata Fadjroel.

Simak video 'Moeldoko Tepis Isu Kudeta PD: Semua Ada AD/ART':

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/gbr)