Viral Truk TNI AL Pepet Truk Ugal-ugalan di Jalan Pontianak, Ini Ceritanya

Adi Saputro - detikNews
Jumat, 05 Feb 2021 21:18 WIB
Viral truk sipil dipepet truk TNI AL di tengah jalan Pontianak (Screenshot video viral)
Viral truk sipil dipepet truk TNI AL di tengah jalan Pontianak. (Screenshot video viral)
Pontianak -

Video dua truk bersinggungan hingga di tengah jalan viral di media sosial (medsos). Peristiwa itu disebut terjadi di satu ruas jalan di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).

Video tersebut diposting beberapa akun di medsos. Insiden tersebut direkam dari arah belakang. Terlibat truk yang ada di sebelah kanan adalah truk TNI AL.

Pj Kadispen TNI AL Lantamal XII Pontianak, Mayor Suyatno, mengatakan truk TNI AL memepet truk angkutan tersebut karena dikendarai secara ugal-ugalan. Personel TNI yang ada di truk TNI AL 8001 XII itu lalu mengejar untuk mengingatkan.

"Awalnya truk itu yang mendahului dengan ugal-ugalan. Maka ditegur dengan diberhentikan," kata Mayor Suyatno saat dimintai konfirmasi, Jumat (5/2/2021).

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (29/1) lalu pukul 11.30 WIB. Kejadian berawal truk TNI AL 8001 XII sedang jalan menuju Mako Lantamal XII Wajok menuju Pontianak.

Sesampai di daerah Siantan, truk sipil menyalip dengan memotong jalur truk TNI AL 8001 XII sehingga hampir terjadi kecelakaan. Truk TNI AL sempat membanting kemudi untuk menghindari tabrakan terhadap kendaraan lain maupun pohon di sebelah kiri jalan.

Selanjutnya, sopir truk TNI AL mengejar mobil truk sipil tersebut. Truk sipil yang ugal-ugalan itu berhasil dibuat menepi.

Sopir truk TNI AL mempertanyakan maksud sopir truk sipil berkendara ugal-ugalan di jalan. Sopir truk sipil tersebut meminta maaf dan mengaku sedang mengejar waktu salat Jumat.

Sopir truk TNI AL pun menyatakan ingin salat Jumat. Namun dia mengingatkan untuk tidak ugal-ugalan karena membahayakan pengendara lain.

"Setelah ditegur selesai, masing-masing (truk) sesuai dengan rencana (perjalanan). Masalah sudah selesai," kata Mayor Suyatno.

Video viral tersebut diduga direkam warga sipil dan tanpa diketahui sopir truk sipil maupun sopir truk TNI AL.

(jbr/jbr)