Round-Up

Saat Simpatisan FPI Terduga Teroris Bikin Pengakuan Berbaiat ke ISIS

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 05 Feb 2021 07:10 WIB
Ahmad Aulia (30), terduga teroris yang juga simpatisan FPI mengaku berbaiat ke ISIS.
Terduga teroris Ahmad Aulia (30) mengaku ikut pembaiatan FPI ke ISIS (Foto: screenshot video)

Bantah Teroris yang Ditangkap Adalah Anggota FPI


Mantan Sekretaris FPI Sulawesi Selatan Agus Salim Syam membantah bahwa para teroris yang ditangkap di Makassar adalah anggota FPI Makassar. Agus Salim Syam menegaskan bahwa para teroris yang ditangkap polisi itu tidak pernah menjadi anggota, melainkan hanya terlibat dalam kegiatan FPI.

"Jadi begini, yang ngaku-ngaku ini kan memang pernah ikut dalam kegiatan FPI ketika kami menolak peredaran minuman keras tahun 2015-an. Tetapi mereka tidak masuk ke dalam keanggotaan Front Pembela Islam saat itu," ujar Agus saat dihubungi detikcom, Kamis (4/2/2021).

Agus mengatakan FPI selalu terbuka kepada siapa pun yang ingin ikut berpartisipasi dalam kegiatan mereka. Adapun Ahmad Aulia, diakuinya pernah berpartisipasi dalam kegiatan sweeping FPI.

"Pernah ikut tahun 2015 penolakan peredaran miras di Makassar. Kita adakan kegiatan-kegiatan itu," terang Agus.

Namun, sejak saat itu keberadaan Ahmad tidak diketahui. Ahmad dan teman-temannya tidak pernah ikut kegiatan FPI lagi, termasuk pengajian.

"Sudah tidak pernah lagi. Karena tiba-tiba mereka, karena nggak pernah lagi ikut kegiatan. Artinya tidak pernah lagi bergabung, baik dalam kegiatan misal penolakan peredaran minuman alkohol maupun kegiatan pengajian yang kami lakukan secara terbuka yang memang kami lakukan setiap malam Ahad. Itu pengajian memang terbuka, siapapun boleh ikut," tandasnya.


Bantah Berbaiat ke ISIS

Sementara itu Agus juga membantah bahwa FPI berbaiat ke ISIS. Sebaliknya, FPI justru menolak ISIS.

"FPI tidak pernah berbaiat terhadap ISIS. Coba nanti, itu kan ada penolakan dari kami terhadap ISIS itu, tahun 2015 yang dilakukan DPP terkait ISIS," ujar Agus saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (4/2/2021).

Kemudian Agus juga menjelaskan kehadiran Munarman pada saat itu adalah sebagai narasumber.

"Oh bukan, itu salah. Beliau hadir sebagai narasumber untuk memberikan bahan-bahan, kemudian secara berimbang, masalah waktu itu masalah lagi ribut-ributnya masalah Daulah Islamiah," ucapnya.

"Jadi beliau hadir sebagai narasumber, bukan untuk berbait dan segala macam. Justru berita ini yang perlu kita luruskan. Beliau hadir sebagai narsum diundang," tegas Agus.

Adapun pembahasan yang dibawa Munarman kala itu soal kondisi global. Agus memastikan Munarman sama sekali tidak menyinggung masalah ISIS.

"Beliau ada acara diskusi waktu itu. Beliau diundang sebagai narasumber untuk kemudian beliau menjelaskan tentang kondisi global dunia pada saat ini. Artinya beliau menjelaskan tentang bagaimana kondisi global dunia pada saat itu. Itu aja yang beliau jelaskan. Tanpa menyinggung-menyinggung masalah-masalah ISIS dan segala macam. Itu hoaks," pungkasnya.

Sementara itu, Munarman juga menepis kabar dia hadir dalam pembaiatan FPI kepada ISIS di Makassar pada 2015.

"Suka-suka merekalah bikin cerita," kata Munarman saat dihubungi secara terpisah.

Simak pernyataan polisi soal teroris yang ditangkap adalah anggota FPI

Selanjutnya
Halaman
1 2 3