Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bangun Dapur Bantu Pengungsi Banjir di Keerom

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 05 Feb 2021 02:14 WIB
TNI Bangun Dapur Umum di Keerom, Bantu Pengungsi Banjir
Foto: Dok. Istimewa
Keerom -

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Kout KM 31 bersama Instansi pemerintah Kabupaten Keerom menggelar dapur lapangan di Distrik Arso, Kabupaten Keerom. Pembangunan dapur umum ini untuk membantu korban bencana banjir di Posko Pengungsian Kampung Swakarsa.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad, Mayor Inf Anggun Wuriyanto menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Pos Kout KM 31 tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat di Papua khususnya di Kabupaten Keerom.

"Curah hujan selama sepekan lalu yang menerpa Kabupaten Keerom menyebabkan bencana banjir di hampir seluruh wilayah Arso," kata Anggun dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Kamis (4/2/2021).

Lanjut dikatakannya bahwa curah hujan yang tinggi selama sepekan berturut-turut menyebabkan air di sejumlah sungai meluap. Sehingga, kata dia, menyebabkan terjadinya genangan air setinggi pinggang orang dewasa.

"Hal tersebut menggugah pemerintah Kabupaten Keerom menggelar Posko Pengungsian di wilayah Swakarsa. Pos Kout KM 31 yang merupakan Pos jajaran kami juga terlibat dalam pendirian dapur lapangan di Posko tersebut," ucapnya.

Sementara itu, Komandan Pos Kout KM 31 Kapten Inf Hervin Rahadian Jannat, menyebut pendirian dapur lapangan ini melibatkan Satgas Yonif MR 413 Kostrad bersama instansi Polri.

"Hari ini kami beserta beberapa instansi seperti Polri, Satpol PP, dan LSM mendirikan dapur lapangan, sehingga warga yang saat ini berada di Posko akan segera mungkin mendapatkan makan," ujarnya.

Kapten Hervin juga menyampaikan setidaknya ada sekitar 46 Kepala keluarga dengan jumlah total 200 warga yang berada di Pengungsian tersebut berasal dari Wilayah Swakarsa dan Arso Kota. Dia pun berharap kondisi cuaca bisa kembali normal sehingga genangan banjir bisa cepat surut.

"Rencana Posko ini akan kita gelar selama sepekan kedepan sambil menunggu situasi lebih lanjut," katanya.

"Kita berharap semoga cuaca kembali normal dan adanya pembenahan pembuangan air di sungai sehingga tidak terjadi lagi bencana yang mengakibatkan warga mengungsi meninggalkan rumah mereka. Kita juga akan selalu memberikan yang terbaik yang kita miliki untuk Warga Papua khususnya Keerom," tambah Pria yang juga menjabat sebagai Wadansatgas.

(maa/maa)