Badan Bahasa Sudah Usul Masukkan Entri Positif untuk Kata Perempuan di KBBI

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 04 Feb 2021 16:53 WIB
Kaos Ganti Penjelasan Kata Perempuan dalam KBBI.
Foto: Kasus protes mengganti kata perempuan di KBBI (Dok. Ika Vantiani)
Jakarta -

Definisi perempuan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) diprotes karena dinilai mengandung makna negatif. Usai protes ini, Badan Bahasa mengaku telah mengusulkan kepada tim redaksi KBBI untuk menambahkan entri bermakna positif pada definisi perempuan di KBBI.

Kepala Pusat Pembinaan Bahasa Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Abdul Khak mengatakan usul tersebut sudah secara khusus disampaikan kepada tim redaksi KBBI.

"Saya kemarin secara khusus sudah mengusulkan ke redaksi untuk memasukkan (entri kata) perempuan sutradara, perempuan pengusaha," kata Abdul Khak saat dihubungi, Kamis (4/1/2021).

Badan Bahasa tidak bisa mengubah definisi perempuan di KBBI. Namun, yang bisa dilakukan ialah menambahkan kosa kata saja.

"Kalau mengubah tidak, tapi menambahi kosa kata yang belum masuk. Misalkan kosa kata yang seperti tadi (perempuan sutradara). Tapi tidak menghilangkan kata yang benilai historis, ya karena datanya dulu ada waktu dibuat," tuturnya.

"Seperti makna kata canggih (dalam KBBI), makna yang artinya bawel dan cerewet kan sekarang nggak dipakai," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial, vokalis Barasuara, Asteriska, melayangkan protes sambil memakai kaus yang berisi definisi kata perempuan di KBBI. Aster menilai definisi perempuan di KBBI negatif.

"Coba deh dicek isi kamus, penjelasan kata perempuan di situ negatif sekali dan tidak objektif," tulisnya pada caption-nya melalui akun Instagramnya, @asteriska_, yang dilihat detikcom, Selasa (2/2).

Selanjutnya
Halaman
1 2