Kabasarnas Marsda Henri Alfiandi Ingin Tingkatkan Respons Pertolongan

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Kamis, 04 Feb 2021 12:31 WIB
Menhub lantik Marsda Henri Alfiandi sebagai Kabasarnas
Menhub Budi Karya Sumadi melantik Marsda Henri Alfiandi sebagai Kabasarnas. (Kadek Melda Luxiana/detikcom)
Jakarta -

Kabasarnas Marsda TNI Henri Alfiandi ingin Basarnas ke depan dapat meningkatkan respons tanggap darurat terhadap segala bencana yang terjadi. Henri juga ingin sinergisitas Basarnas dengan stakeholder ditingkatkan.

"Saya memiliki visi ke depan untuk bisa lebih quick response terhadap panggilan kemanusiaan, panggilan pencarian, pertolongan, dan juga koordinasi dan sinergisitas antar-stakeholder yang bekerja sama dalam tugas-tugas yang berkaitan dengan pencarian dan pertolongan kepada orang-orang yang membutuhkan," kata Marsda Henri setelah dilantik di kantor Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (4/2/2021).

Henri berharap kepala kantor SAR di setiap wilayah tetap bersiaga mengantisipasi kemungkinan adanya bencana, khususnya terhadap potensi banjir yang dapat diprediksi melalui data cuaca analisis BMKG.

"Salah satu langkah kami adalah memetakan. Nanti kita sudah memetakan dan saya yakin sudah direncanakan pula bahwa kita harus siap dalam hal ini mengantisipasi. Jadi kita tidak terkaget-kaget. Kita memberikan warning atau kesiapsiagaan kepada kepala kantor SAR yang ada di daerah untuk selalu waspada. Ketika dalam kondisi ekstrem, misalnya sekarang saat ini adalah musim hujan dan itu bisa diprediksi, gempa bumi saya kira belum bisa ya, tapi kita bisa memperkirakan dari BMKG," ujarnya.

"Saya lihat memang saya sudah mendapatkan, saya sudah biasa kerja sama sama BMKG karena lingkungan kerja kita udara, jadi saya paham. Sekarang kami laut dan udara ini juga harus kami perhitungkan, sehingga kita bisa merencanakan, ada memberikan penekanan kepada satuan di jajaran di daerah untuk siap siaga selalu," sambungnya.

Lebih lanjut Henri menyampaikan Basarnas akan berusaha semaksimal mungkin dalam upaya merespons dan melakukan pertolongan bencana. Nantinya, kata Henri, apabila dirasa ada peralatan yang kurang dan dibutuhkan, pihaknya akan menyampaikan hal tersebut ke pemerintah untuk dapat didanai.

"Kalau masalah peralatan, apa pun peralatan yang ada, selama kita memberikan respons untuk mencari pertolongan, insyaallah kita akan diberi jalan. Kita tidak akan berkecil hati apabila tidak disiapkan alat-alat yang memadai, tetapi kita harus berupaya dulu, dengan sekuat tenaga, baru kita menyampaikan kepada pemerintah apakah alat-alat ini ataukan ada dana-dana untuk bisa dibelikan atau dilengkapi namun kita tetap berupaya apa adanya," imbuhnya.

"Kita berprinsip can do oriented, apa pun nantinya kita kerjakan. Apalagi ini masalah kemanusiaan, itu bagi saya adalah yang utama," tandasnya.

Pelantikan Kabasarnas digelar di Ruang Mataram Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, pagi tadi. Pelantikan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Para hadirin dan awak media yang hadir dites swab antigen terlebih dahulu sebelum memasuki ruangan.

(aud/aud)