50 Kamera e-TLE Tambahan di DKI Dilengkapi Fitur Tangkap Pelanggaran 'Baru'

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 04 Feb 2021 09:06 WIB
Pemasangan kamera tilang elektronik atau E-TLE diperluas. Kali ini kamera e-TLE yang dipasang di Jalan Gajah Mada, Jakarta, siap memantau pengendara yang melanggar lalu lintas.
Ilustrasi kamera e-TLE (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menambah 50 kamera e-TLE (electronic traffic law enforcement) di sejumlah ruas jalan di DKI Jakarta. Kamera e-TLE ini dilengkapi dengan fitur baru yang bisa menangkap pelanggaran yang selama ini tidak ter-capture.

"Fitur tambahan barunya adalah kita nanti spesifikasi kameranya bisa menangkap pelanggaran-pelanggaran lainnya. Contoh pelanggar over capacity. Misalnya naik motor bertiga itu nanti bisa ketangkep kamera," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Jakarta, Kamis (4/2/2021).

Tidak hanya itu, fitur baru ini juga akan menangkap pelanggaran pemotor yang tidak menggunakan helm. Kamera e-TLE tambahan ini juga dilengkapi dengan fitur untuk menangkap pelanggaran batas kecepatan berkendara.

"Pelanggaran batas kecepatan baik kecepatan maksimal maupun kecepatan minimal itu juga bisa ketangkep," ujar Sambodo.

Penggunaan kamera e-TLE memang dinilai efektif dalam menekan angka pelanggaran lalu lintas di jalan. Sambodo pun menyebutkan sistem tilang elektronik itu turut meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar denda tilang.

Hal itu berkaca dari jumlah STNK yang diblokir mengalami penurunan seiring bertambahnya pemasangan kamera e-TLE di jalan.

Sambodo mengatakan, pada 2019, baru ada 12 kamera E-TLE yang diterapkan. Sementara itu, ada penambahan tiga kali lipat pada 2020 dengan total kamera E-TLE mencapai 57.

"Jumlah STNK yang diblokir lebih sedikit. Artinya, kepatuhan masyarakat membayar denda E-TLE ini meningkat," pungkas Sambodo.

(ygs/mei)