Polda Metro Sebut Kepatuhan Warga Bayar Tilang Elektronik Meningkat

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 03 Feb 2021 18:36 WIB
Pemasangan kamera tilang elektronik atau E-TLE diperluas. Kali ini kamera e-TLE yang dipasang di Jalan Gajah Mada, Jakarta, siap memantau pengendara yang melanggar lalu lintas.
Ilustrasi Kamera Tilang Elektronik (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Kebijakan penerapan kamera electronic traffic law enforcement (e-TLE) sebagai bagian penindakan lalu lintas memberikan dampak positif. Polisi mencatat adanya peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar denda dengan sistem e-TLE.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, hal itu berkaca dari berkurangnya jumlah STNK warga yang diblokir dari sistem denda tilang e-TLE.

"Awareness masyarakat Jakarta, kepatuhannya untuk membayar denda tilang e-TLE ini jauh meningkat. Jumlah STNK yang kita blokir tahun 2020 itu lebih sedikit dari 2019," kata Sambodo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (3/2/2021).

Sambodo mengatakan, pada 2019, baru ada kamera e-TLE sebanyak 12 yang diterapkan. Sementara ada penambahan tiga kali lipat pada 2020 dengan total kamera e-TLE mencapai 57.

"Jumlah STNK yang diblokir lebih sedikit, artinya kepatuhan masyarakat untuk membayar denda E-TLE ini meningkat," imbuh Sambodo.

Sebelumnya, Sambodo mengatakan kamera tilang elektronik (electronic traffic law enforcement/e-TLE) di Jakarta dinilai efektif dalam menindak pelanggaran lalu lintas. Dalam sehari, 800 pelanggar lalu lintas tertangkap kamera e-TLE di Jakarta.

"Tiap hari kami mengirim surat tilang ke rumah-rumah pelanggar itu kurang-lebih antara 600 hingga 800 tilang per hari dari 53 kamera e-TLE," kata Sambodo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/1).

Menurut Sambodo, penerapan e-TLE tersebut dinilai efektif dalam menindak pelanggar lalu lintas. Tilang elektronik juga dinilai efektif mengurangi pungli dan penyelewengan oknum anggota lalu lintas.

"Dari segi transparansi ini luar biasa karena menghilangkan proses negosiasi dan sebagainya antara petugas dan masyarakat karena tidak ada pertemuan antara petugas dan masyarakat sehingga ini meningkatkan akuntabilitas Polri dalam hal ini Polantas dalam bekerja," terang Sambodo.

Tahun ini Ditlantas Polda Metro Jaya sendiri berencana menambahkan 50 kamera e-TLE. Selain di ruas jalan, pemasangan e-TLE di 10 koridor jalur TransJakarta hingga ruas jalur tol direncanakan akan diterapkan.

Tonton video 'Begini Cara Kerja Kamera E-TLE Jika Temukan Pelat Nomor Palsu':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mea)