Round-Up

Motif Cari Untung 2,5% di Balik Dinar Pasar Muamalah Depok

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 04 Feb 2021 08:00 WIB
Zaim Saidi
Foto: Zaim Saidi (dok. facebook)
Jakarta -

Pendiri Pasar Muamalah di Depok, Jawa Barat, Zaim Saidi (ZS) di Bareskrim Polri karena diduga melakukan transaksi jual-beli menggunakan dinar dan dirham. Zaim Saidi yang kini ditahan polisi disebut mencari keuntungan 2,5% dari penukaran rupiah ke dinar dan dirham.

Penangkapan Zaim Saidi pada Rabu (3/2/2021) oleh Bareskrim Polri. Pasar Muamalah Depok pertama kali viral di media sosial karena melayani jual-beli bukan menggunakan mata uang rupiah, namun dinar dan dirham.

"Benar (ditangkap)," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat dimintai konfirmasi detikcom.

Dari informasi yang dihimpun, peranan Zaim Saidi inisiator dan penyedia lapak Pasar Muamalah. Zaim Saidi juga pengelola dan Wakala Induk, yakni tempat menukarkan rupiah dengan koin dirham dan dinar sebagai alat tukar dengan barang yang diperdagangkan.

Dalam penangkapan Zaim Saidi, penyidik menyita sejumlah barang bukti, di antaranya:

3 Keping koin 1 Dinar
1 keping koin ¼ Dinar
4 keping koin 5 Dirham
4 keping koin 2 Dirham
34 keping koin 1 Dirham
37 keping koin ½ Dirham
22 keping koin 3 Fulus
977 keping koin 2 Fulus

Penampakan dinar dan dirham di Pasar Muamalah, Depok.Foto: Penampakan dinar dan dirham di Pasar Muamalah, Depok. (Dok. Istimewa)

Menurut penelusuran polisi, Zaim Saidi juga melayani warga yang ingin menukar rupiah ke dinar dan dirham. Dari penukaran itu, Zaim Saidi mencari keuntungan sebesar 2,5%.

"Jadi saudara ZS selain mengelola pasar, dia juga mengelola tukar menukar. Jadi orang yang mau belanja di Pasar Muamalah, menukarkan uang rupiahnya dari rupiah menjadi dinar atau dirham. Nah di situlah dia mencari keuntungan dengan margin 2,5% dari nilai tersebut," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan.

Warga yang menukarkan rupiahnya menjadi dirham dan dinar bukan disebut sebagai pelaku maupun korban. Mereka tak terlibat membuat mata uang, melainkan hanya menggunakan karena sekadar menukar.

"Jadi dia tidak disebut pelaku, juga tidak disebut korban. Di sini barang siapa yang membuat gitu ya, bukan menggunakan. Jadi dia nggak korban, dia kan cuma nukar," jelasnya.

Tonton video 'Inisiator Terancam 1 Tahun Bui, Ini Fakta-fakta Pasar Muamalah':

[Gambas:Video 20detik]



Simak soal Zaim Saidi ditahan, di halaman selanjutnya: