Polri Ungkap Sebab Pasar Muamalah Tak Terdeteksi 6 Tahun Beroperasi

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Rabu, 03 Feb 2021 21:28 WIB
Penampakan dinar dan dirham di Pasar Muamalah, Depok.
Penampakan dinar dan dirham di Pasar Muamalah, Depok. (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Polri menyebut Pasar Muamalah di Depok, Jawa Barat (Jabar), beroperasi sejak 2014. Lantas mengapa polisi baru tahu sekarang?

"Pasar ini kan satu bulan sekali (beroperasi)," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan saat ditemui di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/2/2021).

Ramadhan menyebut waktu beroperasi yang hanya buka 2-4 jam juga menjadi salah satu penyebab keberadaan Pasar Muamalah tak terendus selama ini. Pedagang yang berjualan pun hanya sekitar 10-15 pedagang.

"Kemudian, pasar ini cuma 2 jam sampai 4 jam. Awalnya juga di komunitas dia, sekarang seiring dengan berjalannya waktu ya pedagangnya 10 sampai 15," terangnya.

Penyebab aktivitas Pasar Muamalah tak terdeteksi juga karena menggunakan koin dinar dan dirham. "Nah karena penggunaan koin kan nggak begitu ketahuan amat, gitu kan," ucap Ramadhan.

Polisi, lanjut Ramadhan, baru tahu adanya Pasar Muamalah setelah viral pada akhir bulan lalu. Saat itu, penyidik langsung melakukan pendalaman sebelum bertindak.

"Ketahuannya di mana? Di tanggal 28 Januari 2021 ketika viral. Nah tentunya penyidik kan nggak ujug-ujug. Penyidikan melakukan pendalaman, penyelidikan, (saat) memenuhi unsur-unsur dulu baru melakukan penindakan," terang dia.

"Ya jadi yakin dulu penyidiknya, memenuhi unsur-unsur dulu, kemudian melakukan gelar perkara, menentukan, baru dilakukan penangkapan. Apalagi menjadi perhatian publik, ya kan. Dari Bank Indonesia mengatakan harus dilakukan kedaulatan rupiah," sambung dia.