Penyelundupan Brompton-Harley, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Segera Disidang

Yulida Medistiara - detikNews
Rabu, 03 Feb 2021 20:42 WIB
Tahap II Kasus Eks Dirut Garuda Ari Askhara
Foto: Istimewa
Jakarta -

Penyidik PNS Ditjen Bea dan Cukai menyerahkan tersangka dan barang bukti atau tahap II eks Dirut Garuda Indonesia, Ari Askhara, ke Kejari Kota Tangerang. Kejaksaan menyatakan berkas tersangka Ari Askhara dalam kasus penyeludupan Harley-Davidson dan sepeda Brompton telah dinyatakan lengkap.

"Tahap duanya di Kejari Kota, itu perkara (sebelumnya dilimpahkan) dari Kejati," kata Kasi Intelijen Kejari Kota Tangerang, R Bayu Probo Sutopo, saat dihubungi, Rabu (3/2/2021).

Bayu mengatakan ada 2 tersangka yang diserahkan ke Kejari Tangerang. Selain Ari Askhara, ada Direktur Teknik dan Layanan Garuda Iwan Joeniarto.

Penyidik juga menyerahkan barang bukti kasus tersebut ke jaksa penuntut umum Kejari Tangerang. Selanjutnya, setelah penyidik menyerahkan tersangka dan barang bukti kasus tersebut ke Kejari Tangerang, jaksa penuntut umum akan segera menyusun dakwaan dan segera melimpahkannya ke Pengadilan Negeri Tangerang.

Sebelumnya, penyidik PNS Ditjen Bea dan Cukai menetapkan eks Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara menjadi tersangka penyelundupan Harley-Davidson dan sepeda Brompton. Dia diduga menyelundupkan barang itu bersamaan dengan saat pesawat Garuda dikirim dari Prancis pada pengujung 2019.

"Benar AA sudah tersangka," kata Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi Bea-Cukai Haryo Limanseto saat dihubungi detikcom, Jumat (2/10/2020).

Adapun kedua tersangka disangkakan Pasal 102 huruf E UU No 17/2006, UU perubahan No 10/1995 tentang Kepabeanan juncto Pasal 55 ayat 1 ke-2 KUHP serta Pasal 103 huruf A UU No 17/2006, UU perubahan No 10/1995 tentang Kepaneanan juncto Pasal 55 ayat 1 ke-2 KUHP juncto 55 ayat 1 ke-1.

Tahap II Kasus Eks Dirut Garuda Ari AskharaTahap II Kasus Eks Dirut Garuda Ari Askhara (Foto: Istimewa)

Sebagaimana diketahui, Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir telah mengungkap modus penyelundupan Harley-Davidson dan sepeda Brompton melalui pesawat Garuda Indonesia pada Desember 2019. Erick Thohir kemudian memecat sejumlah direktur yang diduga terlibat dalam kasus ini, termasuk Ari Askhara, direktur utama saat itu.

(yld/jbr)