Anies Tanggapi Dingin Isu Jadwal Pilkada 2022 atau 2024

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 03 Feb 2021 14:28 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi flyover Tapal Kuda di Jakarta Selatan. Kedatangannya untuk meninjau flyover yang sudah mulai diuji coba tersebut
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Maju-mundur jadwal Pilkada 2022 atau 2024 ramai dibahas di Senayan. Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencuat di pusaran isu jadwal Pilkada itu.

Pengamat politik menilai adanya dorongan agar Pilkada 2022 digelar bisa menjadi jalan Anies menuju Pilpres 2024. Elite partai pun berdebat.

Di Senayan, 6 fraksi sepakat dengan Pilkada 2024. Sisanya menginginkan jadwal Pilkada tetap 2022.

Anies pun menanggapi secara dingin. Dia menyebut ingin fokus mengatasi COVID-19.

"Nggak (komentar), sekarang kita urusin COVID dulu," singkat Anies, di Polda Metro Jaya, Rabu (3/2/2021).

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menilai ada sejumlah partai yang mencari atau mempertahankan jagoannya untuk Pilpres 2024. Salah satunya melalui jalur awal, yakni Pilkada 2022.

"Jadi ada partai-partai yang mencari jagoan atau mempertahankan jagoan, ya misalnya mau mencari calon presiden baru atau alternatif di luar yang ada sekarang ini melalui Pilkada Jakarta, Jabar, Jateng, dan Jatim, terutama Pilkada Jakarta, karena Jakarta-lah pilkada rasa pilpres," kata Qodari kepada wartawan, Rabu (27/1).

Nama Anies Baswedan pun dipertahankan partai tertentu untuk maju pada pilpres 2024. Mengawali pencapresan itu, Anies dinilai bisa memulai dari Pilkada DKI 2022 jika tetap digelar.

"Kemudian juga yang ingin mempertahankan nama-nama yang ada sekarang, misalnya Anies di Jakarta. Kalau tidak pilkada, kemudian Anies tidak menjabat 2022-2024, karena diisi Plt," ujar Qodari.

(idn/imk)