10 Juta Bahan Baku Vaksin dari Sinovac Tiba di Indonesia Hari Ini

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Selasa, 02 Feb 2021 11:18 WIB
Vaksinasi tahap pertama di Kota Bogor dilakukan hari ini. Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menjadi orang pertama di Kota Bogor yang disuntik vaksin Corona.
Vaksin COVID-19 (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Vaksin COVID-19 tahap IV tiba di Indonesia. Kali ini, yang tiba adalah bahan baku vaksin COVID-19 sejumlah 10 juta dosis dari Sinovac.

Dilihat dari YouTube Sekretariat Presiden, pesawat Garuda Indonesia tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (2/2/2021), sekitar pukul 10.15 WIB. Para petugas bersiap mengangkut vaksin dengan sejumlah peralatan. Anggota TNI dan polisi juga bersiaga di dekat pesawat.

Bahan baku vaksin COVID-19 ini disimpan di dalam envirotainer. Tujuannya menjaga sistem rantai dingin (cold chain system) dalam proses distribusi.

Setelah itu, bahan baku vaksin COVID-19 dari Sinovac ini dibawa menuju terminal kargo Bandara Soekarno-Hatta sebelum dikirim ke PT Bio Farma. Bahan baku vaksin COVID-19 ini kemudian diproses PT Bio Farma.

Sekjen Kemenkes Oscar Primadi mengatakan kedatangan vaksin tahap IV ini guna mengendalikan pandemi COVID-19 di Indonesia. Hingga saat ini, total ada 28 juta vaksin yang sudah ada di Tanah Air.

"Hari ini ada 10 juta bahan baku vaksin ditambah 1 juta overfill dari Sinovac yang sebagai salah satu langkah konkret pemerintah hadir dalam rangka memastikan, dalam rangka mengendalikan bagi kesehatan masyarakat. Hingga saat ini total vaksin yang sudah ada di Tanah Air kita ada 28 juta, jumlah vaksin dan calon vaksin yang akan kita bagikan ke masyarakat," kata Oscar.

Oscar memastikan ketersediaan vaksin COVID-19 di Indonesia aman dan sesuai skema pemerintah. Selain itu, vaksin COVID-19 dipastikan telah mendapat izin penggunaan darurat dari BPOM.

"Kita juga sudah memastikan akan adanya emergency use authorization dari BPOM, dan juga di mana MUI, Majelis Ulama Indonesia juga sudah memberikan jaminan bahwa vaksin ini suci dan halal," ujarnya.

Lebih lanjut, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan 10 juta dosis vaksin yang diterima hari ini rencananya akan diberikan untuk petugas pelayanan publik. Tercatat, ada 17,4 juta petugas pelayanan publik di Indonesia.

"Sepuluh juta dosis vaksin yang kita terima hari ini rencananya akan digunakan untuk melakukan vaksinasi tahap kedua bagi petugas pelayanan publik. Memberikan perlindungan bagi 17,4 juta petugas pelayanan publik yang juga bekerja di daerah terpapar COVID-19 di tahap kedua vaksinasi merupakan komitmen kuat dari pemerintah," kata Siti.

Lihat Video: Bupati Ciamis Sambut Kedatangan 7.000 Ampul Sinovac

[Gambas:Video 20detik]



(mae/tor)