Kasus PNS di Bone Dianiaya OTK, Pelaku Mantan Istri dan Anak Korban

ADVERTISEMENT

Kasus PNS di Bone Dianiaya OTK, Pelaku Mantan Istri dan Anak Korban

Zulkipli Natsir - detikNews
Senin, 01 Feb 2021 15:44 WIB
Rilis kasus penganiayaan ASN oleh OTK di Bone, Sulsel (Zulkipli Natsir/detikcom).
Foto: Rilis kasus penganiayaan ASN oleh OTK di Bone, Sulsel (Zulkipli Natsir/detikcom).
Bone -

Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Iwan (47) dianiaya oleh orang tidak dikenal (OTK) hingga masuk rumah sakit (RS). Ternyata, para pelaku merupakan orang suruhan dari istri korban.

"Tersangka Medan dan Adam ini adalah mantan isteri dan anak korban, yang mana ibu di sini disebut sebagai otak dari Kasus Penganiayaan berencana ini," ujar Kapolres Bone AKBP Try Handoko Wijaya Putera, dalam keterangan kepada wartawan di Mapolres Bone, Senin (1/2/2021).

Dalam menjalankan aksinya, Medan dan Adam dibantu oleh 3 orang lainnya yang merupakan suruhannya. Mereka ialah Adzan (18), Rudianto (26) dan Muzakkir (33). Masing-masing pelaku ditangkap di waktu dan lokasi berbeda pasca peristiwa tersebut. Saat penangkapan, para pelaku pun telah mengakui perbuatannya dan kini telah ditetapkan Tersangka.

Dalam rilis kasus, polisi juga menunjukkan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku saat menganiaya korban, berupa 3 unit sepeda motor, 3 unit handphone, 2 buah topi, satu buah celana jeans, satu buah sandal, ikat pinggang, pecahan pelek motor, dan kaca spion.

"Jadi pelaku di sini menganiaya korban menggunakan ikat pinggang yang ada besinya," ungkap Try.

Adapun motif dari pelaku merencanakan melakukan Penganiayaan ini disebut karena adanya unsur sakit hati. Pelaku dinilai telah semena-mena kepada keluarganya.

"Di sini tersangka Medan merencanakan penganiayaan tersebut, karena ia merasa sudah tidak tahan atas perlakuan Irwan yang dianggap semena-mena kepadanya dan keluarga, yang mana korban kembali memaksa melakukan hubungan suami isteri dengan Medan, padahal keduanya sudah bercerai," terang Try.

Sebelumnya diberitakan, seorang PNS, Irwan alias Iwan (47), dianiaya orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Saat ini korban berada di rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.

"Dari keterangan korban, bukan senjata tajam jenis parang yang digunakan terduga pelaku, melainkan sejenis rantai dan terdapat gir di ujungnya," tutur Kanit Reskrim Polsek Kahu Bripka Hamzah pada Sabtu (30/1).

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Labuaja, Kecamatan Kahu, Bone, tak jauh dari SPBU Labuaja, pada Jumat (29/1) pukul 22.00 Wita. Dari foto yang beredar, PNS ini mengalami luka di bagian kepala.

(nvl/nvl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT