Rusak Mobil Dinas Polisi, 5 Mahasiswa di Sumsel Dihukum Percobaan

M Syahbana - detikNews
Senin, 01 Feb 2021 11:45 WIB
Demonstrasi massa yang menolak omnibus law UU Cipta Kerja di kantor DPRD Sumatera Selatan yang sempat ricuh berakhir damai.
Potret demo berujung ricuh di Palembang pada 2020. (Raja Adil Siregar/detikcom)
Palembang -

Majelis hakim PN Palembang menyatakan lima mahasiswa yang ditangkap terkait perusakan mobil dinas polisi saat demo ricuh di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), terbukti bersalah. Mereka dijatuhi hukuman 10 bulan penjara.

Kelima mahasiswa itu ialah Muhammad Bartha Kusuma, Naufal Imandamalis, Rezan Septian Nugraha, Awwabin Hafiz, dan Muhammad Haidir Maulana. Mereka dinyatakan bersalah melanggar Pasal 170 ayat (1) KUHP.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 10 bulan," demikian bunyi putusan itu dilihat dari situs SIPP PN Palembang, Senin (1/2/2021).

Pejabat Humas PN Palembang, Abu Hanafiah, membenarkan majelis hakim menjatuhkan vonis 10 bulan penjara kepada lima mahasiswa itu. Namun, katanya, vonis tersebut tak perlu dijalani kelima mahasiswa itu.

Abu mengatakan vonis tersebut baru berlaku jika kelima orang itu melakukan tindak pidana selama masa percobaan 1,5 tahun.

"Akan tetapi, hukuman 10 bulan itu baru berlaku apabila kelima terdakwa tersebut selama 1 tahun 6 bulan ke depan kedapatan melakukan tindak pidana," kata Abu.

Abu mengatakan vonis itu diberikan majelis hakim setelah menimbang kelima mahasiswa itu belum pernah melakukan tindak pidana dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. Dia mengatakan jaksa menyatakan pikir-pikir atas vonis tersebut.

"Mendengar putusan tersebut, kelima JPU Kejati yang memegang perkara ini menyatakan pikir-pikir terlebih dahulu sementara kelima terdakwa menyatakan menerima putusan tersebut," tutur Abu.

Dalam dakwaannya, jaksa menyebut peristiwa ini terjadi pada pada Kamis 8 Oktober 2020 sore. Peristiwa perusakan mobil dinas polisi itu disebut terjadi di depan kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Palembang. Mobil yang dirusak berjumlah 1 unit mobil merek Daihatsu Terios warna oranye yang bertulisan 'PAM OBVIT' milik Polda Sumsel. Peristiwa itu mengakibatkan kerugian Rp 50 juta.

(haf/haf)