Wawali Depok Kena COVID Usai Vaksin Pertama, Pakar: Antibodi Belum Cukup

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 01 Feb 2021 06:25 WIB
Calon Wali Kota Depok nomor urut 1, Pradi Supriatna, mencoblos di TPS 15, Depok, Rabu (9/12/2020). Pradi datang bersama sang istri dan kedua anaknya namun sang istri tidak mencoblos.
Pradi Supriatna (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Depok -

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna positif Corona (COVID-19) meski sudah divaksin dosis pertama. Epidemiolog dari Universitas Airlangga (Unair) Laura Navika Yamani mengatakan Pradi Supriatna terkena Corona karena antibodi belum terbentuk seutuhnya.

"Kalau yang sudah divaksin periode pertama ini atau dosis pertama itu kan sebetulnya tidak menjamin bahwa orang itu kemudian kebal karena antibodi nya juga belum cukup," kata Laura ketika dihubungi detikcom, Minggu (31/1/2021).

Laura menyebut vaksin dosis pertama tidak dapat menjamin terbebas dari virus Corona. Namun, vaksin dosis pertama dapat mengurangi gejala berat akibat Corona hingga meminimalisir terjadinya kematian.

"Tidak hanya meminimalisir kematiannya tetapi juga mengurangi kondisi gejala sedang atau berat yang memang butuh penanganan di fasilitas kesehatan bahkan di rumah sakit," tutur Laura.

Laura menyebut vaksin pertama mengurangi tingkat keparahan yang bisa diakibatkan karena Corona. Pasalnya, berkat vaksin, virus Corona di dalam tubuh akan sulit berkembang biak.

"Kalau ada antibodi dilawan virus tidak akan berkembang biak jadi tidak sampai merusak banyak sel yang menyebabkan kondisi berat," jelas Laura.

Antibodi itu terbentuk di dalam tubuh berkat vaksin dosis pertama meskipun belum utuh. Antibodi itu melawan virus yang masuk ke tubuh.

"Vaksinnya belum jelas dia bisa mencegah transmisi virus, tapi paling tidak walaupun dia tertular karena nggak bisa mencegah transmisi tadi, tetapi sudah ada daya protektif walaupun mungkin belum cukup," ungkap Laura.

"Mungkin kalau tidak divaksin dia bisa jatuh dalam kondisi berat tapi karena sudah divaksin maka dia bisa jatuh dalam kondisi sedang bahkan ringan," kata Laura.

Laura setuju dengan sikap Pemkot Depok yang menunda vaksinasi dosis kedua terhadap Pradi Supriatna. Menurutnya, vaksin lebih baik diberikan kepada orang yang sama sekali tidak pernah terpapar Corona.

"Karena vaksin jumlahnya terbatas maka diberikan prioritas bagi orang yang belum pernah (terpapar)," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, Pradi Supriatna terkonfirmasi positif COVID-19. Saat ini ia dirawat di RSUD Kota Depok.

"Kami sampaikan Bapak Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriyatna saat ini sedang dirawat di RSUD Kota Depok karena terpapar COVID-19 setelah diketahui hasil swab PCR pada hari Sabtu kemarin dinyatakan positif," kata juru bicara Satgas Penanganan Corona Kota Depok, Dadang Wihana, kepada wartawan, Minggu (31/1/2021).

Dadang menyebut saat ini kondisi Pradi stabil. Sebelumnya Pradi sempat menjalani vaksinasi COVID-19 yang pertama, tapi tidak menjalani vaksinasi COVID-19 dosis kedua karena mengalami gejala demam.

"Untuk vaksinasi kedua, beliau tidak melaksanakan vaksinasi kedua karena kondisinya sempat demam. Mudah-mudahan dengan vaksinasi pertama sudah terbentuk meskipun sedikit antibodi mudah-mudahan bisa cepat pulih," ungkapnya.

(isa/imk)