Seorang Pria Tewas Usai Lompat dari JLNT Antasari Jaksel

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Minggu, 31 Jan 2021 21:58 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta -

Seorang pria dilaporkan tewas setelah melompat dari jalan layang non tol (JLNT) Antasari, Cipete Utara, Jakarta Selatan. Korban diduga bunuh diri akibat depresi.

Kapolsek Kebayoran Baru Kompol Supriyanto menjelaskan peristiwa ini terjadi Minggu (31/1/2020) sekitar pukul 14.56 WIB di depan Lippo Mall Kemang Village. Korban sempat dibawa ke puskesmas setelah jatuh dari JLNT Antasari.

"Saksi 2 (Ketua RT) bersama keluarga korban langsung membawa korban ke Puskesmas Kebayoran Baru Blok O dan korban langsung ditangani oleh tim dokter," kata Supriyanto dalam keterangan tertulis, Minggu (31/1/2021).

Korban sempat mendapatkan perawatan sebelum akhirnya meninggal dunia. Supriyanto menyebutkan, korban mengalami luka cukup parah.

"Sekitar jam 15.50 WIB korban tidak tertolong (meninggal dunia) karena luka-lukanya yang cukup parah, tulang dada patah dan luka pada kepala yang parah," ungkapnya.

Supriyanto menjelaskan korban sudah sekitar sebulan terakhir mengalami depresi. Korban, lanjutnya, sudah berkeluarga namun tidak memiliki pekerjaan.

"Menurut orang tua korban, bahwa sudah sekitar satu bulan korban mengalami depresi dan korban sudah berkeluarga namun tidak memiliki pekerjaan. Saat ini istri dan kedua anaknya tinggal di rumah orang tuanya," ujar Supriyanto.

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

(dwia/imk)