Klaim Serupa di Balik Penjualan Pulau Malamber-Lantigiang: Milik Nenek Moyang

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 31 Jan 2021 16:28 WIB
Pulau Malamber
Pulau Malamber (Istimewa/Google Earth)

Klaim Tanah Nenek Moyang

Klaim serupa pernah disodorkan oleh Bupati Penajam Paser Abdul Gafur Mas'ud saat disebut membeli Pulau Malamber. Polisi mengatakan transaksi itu terjadi pada Februari 2020.

Namun Gafur, yang dimintai keterangan soal jual-beli pulau ini, memang tak tegas menepis kabar bahwa dia pembeli pulau. Namun dia juga tak tegas membenarkan kabar itu. Dia juga mengklaim bahwa Pulau itu milik nenek moyangnya.

"Kalau mau dijual, saya beli, he-he-he.... Tapi itu pulau punya keluarga saya. Sudah lama sebelum Indonesia merdeka. Dari kakek-nenek kita dulu. Kebetulan saya orang tua saya orang Mandar, Sulawesi Barat, saya cucu dari KH Muhammad Husain (Puang Kali Malunda) hanya saya bingung diisukan demikian," kata Abdul Gafur saat ditanya benarkah dia pembeli Pulau Malamber, Jumat (19/6).

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Syamsuriansyah, mengatakan proses klarifikasi soal jual-beli pulau ini berlangsung di kediaman Abdul Gafur, di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

"Jadi seminggu yang lalu kami sudah bertemu dengan beliau H Gafur, dan kami mintai keterangan dalam bentuk klarifikasi, dan dituangkan dalam berita acara interogasi tentang sepengetahuannya, dengan adanya dugaan proses jual-beli terhadap Pulau Malamber," kata Syamsuriansyah saat dikonfirmasi wartawan di kantornya, Senin (13/7/2020).

Abdul Gafur diketahui tetap membantah melakukan transaksi jual-beli, baik tanah maupun Pulau Malamber. Polisi menghormati keterangan yang diberikan Gafur.


(rdp/imk)