Klaim Serupa di Balik Penjualan Pulau Malamber-Lantigiang: Milik Nenek Moyang

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 31 Jan 2021 16:28 WIB
Pulau Malamber
Pulau Malamber (Istimewa/Google Earth)
Jakarta -

Pulau Lantigiang Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, dibeli oleh perempuan bernama Asdianti. Pulau itu diklaim milik nenek moyang Asdianti.

Klaim pulau milik nenek moyang juga pernah dipakai Bupati Penajam Paser Abdul Gafur Mas'ud saat disebut membeli Pulau Malamber.

Pulau Lantigiang Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, dijual oleh Syamsul Alam alias SA seharga Rp 900 juta. Dari harga yang disepakati, Asdianti, yang membeli Pulau Lantigiang, sudah membayar uang muka sebesar Rp 10 juta.

"Sudah ada panjar (uang muka pembelian tanah) Rp 10 juta, di mana panjar tersebut telah diterima oleh KS, keponakan SA," kata Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Temmangnganro Machmud kepada detikcom, Sabtu (30/1/2021).

Saat ini, polisi masih terus mendalami perihal kasus jual-beli Pulau Lantigiang ini. Sejumlah pihak, termasuk Kepala Desa (Kades) dan Sekretaris Desa (Sekdes) Jinato, juga sudah diperiksa lantaran terlibat dalam pembuatan surat perjanjian jual-beli pulau antara Syamsul Alam dan Asdianti.

Di balik pembelian pulau itu, ada klaim bahwa Pulau Lantigiang merupakan warisan nenek moyang Asdianti.

"Informasi awal pulau itu punya nenek moyangnya dia, punya nenek-kakek buyutnya," kata Kasat Reskrim Polres Selayar Iptu Syaifuddin kepada detikcom, Sabtu (30/1/2021).