Deretan Dentuman Misterius di Indonesia dan Dugaan Penyebabnya

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 31 Jan 2021 14:48 WIB

2. Dentuman di Surabaya, Suara dari AAL

Suara dentuman juga dilaporkan warga Surabaya. Netizen Kota Pahlawan tengah ramai memperbincangkan suara dentuman pagi pukul 06.24 WIB, Sabtu (30/1). Saking kerasnya, suara tersebut terdengar dari Surabaya Utara hingga tengah kota.

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Anggi Saputra menjelaskan suara dentuman itu dari Akademi Angkatan Laut (AAL). Sebab pihaknya telah mendapat informasi terkait adanya kegiatan di sana.

"Itu (Suara dentuman) dari AAL. Sudah, kita sudah diberitahu informasinya sebelumnya," beber Anggi kepada detikcom, Sabtu (30/1/2021).

Meski begitu, Anggi tidak mengetahui pasti suara dentuman bersumber dari apa. Tapi ia sebelumnya diberitahu bahwa ada sejumlah taruna kembali dari Magelang dan dilakukan semacam upacara penyambutan.

"Saya tidak tahu pasti suara apa. Tapi kemungkinan dari itu meriam hampa. Informasi yang kami dapat ada sejumlah taruna yang kembali dari Magelang. Dan ada ritual penyambutan," tandas Anggi.

3. Dentuman di Lampung, Diduga Terkait Meteorit Jatuh

Warga Lampung di sejumlah daerah mengaku mendengar dentuman pada Kamis (29/1/2021) malam. Terkait dentuman tersebut, BMKG memastikan tak ada gempa di Lampung malam tadi.

BMKG Lampung menjelaskan alat mereka tidak mencatat gempa bumi di Lampung pukul 22.00 WIB kemarin terkait heboh suara dentuman dan getaran di sejumlah wilayah Lampung.

"Terkait suara dentuman dan getaran di wilayah Tanggamus, Lampura, Pringsewu bahwa jam 10-an tadi alat kami tidak mencatat adanya gempa bumi di wilayah Lampung maupun awan-awan hujan di sekitar lokasi tersebut," demikian penjelasan BMKG Lampung lewat Instagram, Jumat (29/1/2021).

Terkait peristiwa ini, Lapan belum melakukan analisis mendalam. Lapan menyatakan sumber dentuman bisa berasal dari meteor. Namun, secara statistik, Lapan menilai ada keanehan.

"Bisa saja (dari meteor), tapi memang agak aneh kalau kita mendapatkan banyak laporan dentuman dalam sebulan dan semuanya diasosiasikan dengan meteor. Secara statistik, meteor yang mampu menimbulkan dentuman semacam itu hanya beberapa kali terjadi dalam 10 tahun. Itu pun terbagi di seluruh wilayah Bumi, tidak hanya di Indonesia," ujar astronom sekaligus peneliti madya Lapan, Rhorom Priyatikanto.

Dia mengatakan, jika sumber dentuman tersebut berasal dari meteor jatuh, akan memicu gelombang kejut sebagai efeknya. Lapan masih belum bisa memastikan sumber suara dentuman ini, meskipun memang ditemukan meteorit.

Sementara itu, peneliti bidang studi Sains Atmosfer dan Keplanetan Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Robiatul Muztaba menjelaskan kaitan penemuan meteorit ini dengan suara dentuman di Lampung.

"Kalau ada dentuman itu ada kaitannya. Kalau dentuman yang di Lampung itu kemungkinan adalah fenomena fireball.

Pihak kepolisian tengah melakukan pengecekan lebih lanjut terkait peristiwa ini.