KPU Inhu Buka Kotak Suara untuk Bukti di Sidang MK, Bawaslu Tak Hadir

Raja Adil Siregar - detikNews
Jumat, 29 Jan 2021 18:40 WIB
KPU Inhu buka kotak suara tanpa diawasi Bawaslu (dok. Istimewa)
Foto: KPU Inhu buka kotak suara tanpa diawasi Bawaslu (dok. Istimewa)
Pekanbaru -

KPU Indragiri Hulu (Inhu) membuka kotak suara untuk melengkapi bukti-bukti pada sidang gugatan hasil Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK). Kotak suara tetap dibuka meski Bawaslu Inhu tak hadir.

Komisioner KPU Inhu, Apriansyah, menyebut kotak suara dibuka berdasarkan pemberitahuan KPU RI. Ada 27 dokumen yang diambil dari kotak suara untuk keperluan sidang perselisihan gugatan.

"Berdasarkan surat dinas KPU RI nomor 89/PY.02.1-SD/03/KPU/1/2021 perihal jadwal sidang pemeriksaan pendahuluan perselisihan hasil pemilihan tahun 2020, pada angka empat disebutkan bahwa alat bukti berupa salinan formulir hasil C-Hasil Plano dicetak sesuai ukuran aslinya," kata Apriansyah, Jumat (29/1/2021).

Pria yang kerap disapa Yayan itu menyebut 27 dokumen tersebut diambil dari dalam kotak suara. Dokumen itu kemudian difotokopi dan dibawa ke sidang lanjutan MK yang akan digelar, Selasa (2/2/2021).

"Kita sudah mengirimkan surat ke Bawaslu Indragiri Hulu berkenaan dengan agenda pembukaan kotak suara ini," ujar Yayan.

Dia mengklaim KPU sudah dua kali mengirimkan surat di waktu yang berbeda, yakni tanggal 26 dan 28 Januari 2021. Namun, Bawaslu tak hadir sesuai waktu yang tertera di undangan.

Komisioner KPU Inhu, Fitra Rovi, mengaku harus mendatangi kantor Bawaslu Inhu untuk menjemput kunci gudang. Kunci tersebut memang dipegang Bawaslu Inhu.

"Tadi kuncinya diserahkan oleh Ketua Bawaslu Inhu, berdasarkan pleno mereka katanya mereka memutuskan tidak hadir," ujar Fitra Rovi.

Pembukaan kotak kotak suara tetap dilanjutkan dengan disaksikan jajaran Polres Inhu, Kejaksaan Negeri Rengat hingga saksi paslon nomor urut 2, 3 dan 4.

(ras/haf)