BPIP Minta Kemendikbud Jadikan Pancasila Sebagai Mata Pelajaran

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Jumat, 29 Jan 2021 11:47 WIB
BPIP
Foto: BPIP
Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI tengah mempertimbangkan Pancasila untuk dijadikan mata pelajaran sendiri pada kurikulum mendatang. Hal ini menindaklanjuti masukan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) perihal pentingnya pendidikan Pancasila bagi siswa.

"Masukan BPIP saat ini pendidikan Pancasila belum secara penuh masuk di kurikulum kita. Nanti itu kita bicarakan dalam konteks lebih lanjut untuk bisa mematangkan rencana ini," kata Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Jumeri dalam keterangan tertulis, Jumat (29/1/2021).

Dikatakan Jumeri, saat ini Kemendikbud tengah menggodok Peta Jalan Pendidikan 2035 dan revisi UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Peta Jalan Pendidikan tersebut mengatur langkah teknis dari implementasi revisi UU Sisdiknas dan rencananya akan disahkan menjadi Peraturan Presiden pada periode Mei hingga Oktober 2021 mendatang.


Di sisi lain, Deputi Bidang Pengkajian dan Materi BPIP Adji Samekto mengaku kecewa karena kurikulum pendidikan belum menyertakan mata pelajaran Pancasila.

"Meskipun berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003 (Sisdiknas) pendidikan nasional berdasarkan Pancasila, namun ironisnya tidak terdapat mata pelajaran mengenai Pancasila di dalam kurikulum pendidikan dasar dan menengah serta perguruan tinggi," tuturnya.

Adji lantas menjabarkan bahwa dalam Pasal 37 ayat 1 UU 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas, pendidikan Pancasila tidak tertera sebagai mata pelajaran untuk pendidikan dasar dan menengah, melainkan hanya hanya terintegrasi dalam Pendidikan Kewarganegaraan. Begitu pula di pendidikan tinggi.

Menurut Adji, hal itu tidak cukup untuk menghadapi pengaruh globalisasi pada generasi muda. Kondisi ini dinilainya mengakibatkan Pancasila seolah absen di ruang publik dan kehadirannya tidak dirasakan, baik di sekolah maupun di perguruan tinggi.

"Terbukti dari hasil berbagai survei yang memperlihatkan semakin melemahnya pemahaman akan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa dan ideologi negara di masyarakat, khususnya generasi Muda," ujarnya.

Oleh karena itu, Adji menyarankan agar Kemendikbud mengkaji lebih terkait pengembalian pendidikan Pancasila ke bangku pendidikan melalui revisi UU Sisdiknas.

Sebelumnya, Kemendikbud berencana merampungkan finalisasi draf perubahan UU Sisdiknas pada November 2021 dan menyampaikan naskah akademik serta rapat konsultasi dengan DPR pada Desember 2021.

Terdapat beberapa perubahan yang tengah dibahas dalam Peta Jalan Pendidikan 2035 dan UU Sisdiknas, di antaranya Kemendikbud mempertimbangkan penggunaan aplikasi digital untuk kurikulum hingga pemberian tunjangan hanya untuk guru berkinerja baik. (ega/ega)