Longsor Timbun Pekerja Tambang di Tanah Bumbu, 9 Tewas dan 1 Masih Terjebak

Muhammad Risanta - detikNews
Kamis, 28 Jan 2021 23:20 WIB
ilustrasi tim sar
Ilustrasi tim SAR (Foto: ilustrasi/thinkstock).
Batulicin -

Sembilan pekerja tambang batu bara menual ditemukan tewas setelah tertimbun longsor di Kecamatan Mentewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel). Mereka ditemukan oleh tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan di dalam mulut tambang dengan timbunan material lumpur dan tanah.

Longsor tambang itu, terjadi pada Minggu (24/1). Kemudian, pada Rabu (27/1), tim SAR mulai menemukan korban secara bergantian.

Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Banjarmasin, Sunarto mengatakan pencarian dan evakuasi berlangsung alot dan hati-hati. Penyebabnya, lokasi tambang dipenuhi dengan genangan air setinggi sepinggang orang dewasa.

"Hingga hari ke-empat ini Tim SAR Gabungan sudah menemukan dan mengevakuasi sembilan jenazah korban, yang semuanya pekerja tambang batu bara manual. Semua korban ditemukan di dalam mulut terowongan tambang yang tertutup reruntuhan longsor, kami masih melakukan pencarian terhadap satu orang lagi, " ungkap Sunarto, Kamis sore (28/01/2021).

Penyedotan masih dilakukan karena lubang galian masih digenangi air. Selain itu, digunakan pula eskavator untuk mengeruk reruntuhan tanah.

Proses pencarian juga sempat terkendala hujan lebat di lokasi kejadian. Hingga Kamis (28/1) kondisi genangan di sudah mulai surut.

"Alhamdulillah selama dua hari (Rabu dan Kamis) pekerja yang terjebak berhasil kami evakuasi. Dan Siang ini satu jenazah berhasil dievakuasi. Pencarian akan kami dilanjutkan Jumat, mengingat kondisi cuaca proses evakuasi terhadap satu korban lagi dihentikan hingga keesokan harinya," sambung Sunarto.

Hingga kini, polisi masih mengusut penyebab longsornya tambang batu bara manual yang menewaskan sembilan orang pekerja.

(aik/aik)