Pj Walkot Makassar Tak Hadir Penetapan Danny, DPRD Ingatkan Rekonsiliasi

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 28 Jan 2021 16:00 WIB
Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo (Hermawan/detikcom).
Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo (Hermawan/detikcom)
Makassar - Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo menyoroti tidak hadirnya Pj Wali Kota Rudy Djamaluddin di sidang paripurna penetapan Ramdhan 'Danny' Pomanto-Fatmawati Rusdi sebagai walkot-wawalkot Makassar terpilih. Rudi menilai sikap Rudy Djamaluddin bertolak belakang dengan pesan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah soal rekonsiliasi Pilwalkot.

"Pesannya Pak Gubernur tadi, rekonsiliasi. Ucapan Pak Gubernur ini harus ditafsirkan Pak Pj, bahwa kalau rekonsiliasi, maka Pak Wali harus berinisiatif menyambut Pak Danny dan Bu Fatma sebagai pemimpin baru Kota Makassar," ujar Rudi di gedung DPRD Kota Makassar, Jalan AP Pettarani, Kamis (28/1/2021).

Menurut Rudi, hadirnya Pj Walkot Makassar pada paripurna penetapan Danny-Fatma merupakan bagian dari suksesi tahapan Pilwalkot Makassar 2020 dan rekonsiliasi pascapilwalkot.

"Jangan Pak Gubernur rekonsiliasi (pascapilkada) terus Pak Pj langkah-langkahnya di Kota Makassar berbanding terbalik dengan ucapan sang Gubernur," katanya.

Di antara rekonsiliasi yang harusnya dibangun Pj Walkot Makassar ialah menyambut Danny-Fatma sebagai walkot-wawalkot Makassar terpilih. Agar transisi kepemimpinan berjalan dengan baik.

"Karena yang akan melanjutkan kepemimpinan ini adalah Pak Wali Kota Ramdhan Pomanto dan Bu Fatma. Kita mau situasi berpemerintah itu bisa kondusif, sejuk. Jangan ada kemudian intrik-intrik," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, sidang paripurna DPRD Makassar digelar di hedung DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani, Kamis (28/1). Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo memimpin jalannya sidang tersebut.

Dalam sidang, Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Makassar Andi Bukti Djufri membacakan Surat Keputusan Pimpinan DPRD Kota Makassar Nomor 1/DPRD/I/2021 tentang Pengesahan, Pengangkatan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih Danny-Fatma, yang selanjutnya diserahkan ke Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. (nvl/idh)