DPRD Makassar Gelar Paripurna Penetapan Danny-Fatma, Pj Walkot Tak Hadir

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 28 Jan 2021 14:41 WIB
Paripurna DPRD Makassar penetapan Danny-Fatma sebagai walkot-wawalkot terpilih (Hermawan/detikcom).
Paripurna DPRD Makassar penetapan Danny-Fatma sebagai walkot-wawalkot terpilih. (Hermawan/detikcom)
Makassar -

DPRD Kota Makassar menggelar sidang paripurna penetapan pasangan Ramdhan 'Danny' Pomanto-Fatmawati Rusdi Masse sebagai Wali Kota-Wakil Wali Kota Makassar terpilih di Pilwalkot 2020. Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin tak hadir dalam sidang paripurna tersebut.

Sidang paripurna DPRD Makassar digelar di gedung DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani, Kamis (28/1/2021). Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo memimpin jalannya sidang tersebut. Sementara itu Rudy Djamaluddin diwakilkan oleh Sekda Makassar.

Dalam sidang, Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Makassar Andi Bukti Djufri membacakan Surat Keputusan Pimpinan DPRD Kota Makassar Nomor 1/DPRD/I/2021 tentang Pengesahan, Pengangkatan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih Danny-Fatma, yang selanjutnya diserahkan ke Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

Diketahui, KPU Makassar sebelumnya telah menyerahkan hasil penetapan Danny-Fatma sebagai walkot-wawalkot terpilih kepada DPRD Makassar.

Seusai sidang, Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo mempertanyakan ketidakhadiran Pj Walkot Rudy Djamaluddin. Hadirnya Rudy dalam rapat dinilai penting, sebab bagian dari suksesi gelaran Pilwalkot Makassar 2020.

"Salah satu tugas wali kota ketika diangkat oleh Mendagri, ini ya, catat ya, adalah bagaimana mensukseskan penyelenggaraan pilkada di Kota Makassar, itu poin satu tugasnya," ujar politisi NasDem itu.

Lebih lanjut Rudi mengungkapkan, hadirnya Pj Walkot di sidang paripurna DPRD Makassar merupakan bagian dari memuluskan proses pergantian tonggak kepemimpinan di Makassar, tanpa adanya upaya menghambat proses penggantian tersebut.

"Karena tugasnya adalah mensukseskan penyelenggaraan. Bisa dibayangkan, bisa dicek, Wali Kota tidak datang waktu penetapan, hari ini juga tidak datang, begitu kan. Harusnya hadir, karena ini tugas utamanya menyelenggarakan dan sekarang sudah ada pemimpin terpilih," tegas Rudi

"Harusnya proses pergantian ini, kalau saya Pak Pj, harus kasih karpet merah Pak Walinya dan Wawalinya supaya ada kesejukan di tengah kemarin panas-panasnya (saat Pilwalkot)," pungkasnya.

(nvl/idh)