3 Kepala Daerah Terpilih yang Meninggal Sebelum Dilantik

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 28 Jan 2021 13:10 WIB
Thohari Azis.
Foto: Wakil Wali Kota Balikpapan terpilih Thohari Azis meninggal dunia. (Dok:Istimewa)
Jakarta -

3 Kepala daerah terpilih pada Pilkada serentak 2020 lalu meninggal dunia sebelum dilantik. Mereka ada yang meninggal akibat terpapar Corona (COVID-19), dan ada yang sempat terpapar COVID-19 sebelum meninggal.

Dari catatan detikcom, 3 kepala daerah terpilih yang meninggal dunia sebelum dilantik ialah Wakil Wali Kota Balipapan, Kalimantan Timur terpilih Thohari Aziz, Bupati Luwu Timur (Lutim), Sulsel terpilih Thoriq Husler, dan Wali Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara terpilih Asner Silalahi.

Berikut kisahnya:

1. Bupati Lutim terpilih Thoriq Husler

Berita duka kepala daerah terpilih meninggal sebelum dilantik pertama kali datang dari Bupati Lutim terpilih Thoriq Husler. Husler yang merupakan calon bupati petahana meninggal di RS Wahidin Makassar pada 24 Desember 2020 lalu.

"Beliau incumbent terpilih (di Pilbup Lutim 2020), kader Golkar yang sangat luar biasa militansi kegolkarannya. Dia kurang-lebih 10 hari menderita dan melawan virus COVID-19, jadi beliau meninggal karena terkonfirmasi COVID-19," ujar Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe kepada detikcom pada Kamis (24/12/2020) lalu.

Thoriq yang juga Ketua DPD II Golkar Lutim awalnya menjalani perawatan akibat COVID-19 di RS Grestelina, Makassar, dan kemudian dirujuk ke RS Wahidin.

"Wafatnya di Wahidin, dirawat pertama di Rumah Sakit Grestelina, terus dirujuk 3 atau 4 hari yang lalu ke Wahidin, dan akhirnya meninggal di Wahidin tadi pagi sekitar pukul 08.00 Wita," katanya.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah turut melepas jenazah Almarhum Thoriq dari RS Wahidin menuju ke Luwu Timur untuk dimakamkan. Saat itu Nurdin menyebut jika Thoriq sudah negatif COVID-19 saat wafat.

"Beliau kena COVID dan dirawat di beberapa rumah sakit. Terakhir dirujuk ke RS Wahidin dan kondisi beliau memang banyak komorbid (penyakit penyerta), komplikasi. Dan sesuai dengan penyampaian rumah sakit bahwa beliau sudah negatif (COVID-19)," kata Nurdin saat melepas jenazah Husler di RS Wahidin, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Kamis (24/12/2020).

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya>>>