Round-Up

Gempar Motor Masuk Tol di Bekasi Diduga Nyasar

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 28 Jan 2021 06:58 WIB
Motor Masuk Tol Jakarta-Cikampek Malam-malam
Tangkapan layar motor masuk Tol Cibitung (Foto: screenshot video/ist)
Jakarta -

Aksi sepeda motor nyelonong masuk tol menghebohkan warga. Pemotor tersebut melaju dengan kecepatan cukup tinggi pada malam hari.

Peristiwa sepeda motor masuk tol ini terekam video amatir warga dan viral di media sosial. Peristiwa itu disebut-sebut terjadi di Tol Jakarta-Cikampek, Cibitung, Kabupaten Bekasi pada Senin (25/1/2021).

Sejauh ini polisi belum mengetahui identitas pemotor tersebut. Namun, polisi menduga pemotor tersebut tersasar saat menggunakan aplikasi Google Maps.

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi AKBP Ojo Ruslani menduga bahwa pemotor tersebut tersasar. Ditambah lagi, di ruas tol mengarah ke Cikampek tidak ada gerbang transaksi, sehingga pemotor bisa salah jalan.

"Kebetulan gerbang yang dilalui itu tidak ada palang pintunya," kata Ojo saat dihubungi detikcom, Rabu (27/1/2021).

Berdasarkan pengalaman beberapa pemotor yang pernah tertangkap masuk tol, rata-rata tersasar ketika menggunakan aplikasi Google Maps.

"Berdasarkan interogasi ke orang (pemotor) yang pernah masuk tol yang sama, biasanya mereka orang baru tinggal di Bekasi, dia menggunakan Google Maps, setting-annya mobil, jadi diarahkannya ke situ," jelas Ojo.

Tersasar Google Maps

Hal senada diungkap oleh Kepala Induk Turangga 05 Korlantas Polri, Kompol Faisal. Faisal menduga pengendara motor tersebut tidak menyadari masuk tol karena tidak melihat-lihat terlebih dahulu.

"Kadang orang banyak kesasarnya lewat Google Maps disasarin, kadang lihat itu (Google Maps), nggak lihat kanan-kiri," tutur Faisal.

Di sisi lain, Faisal menyebut pada akses tol menuju Cikampek dari Jakarta memang tidak ada gerbang untuk transaksi. Di satu sisi polisi telah menempatkan spanduk rambu-rambu peringatan di dekat mulut tol.

"Untuk tol arah Cikampek dari Jakarta mengarah ke Cikampek memang tidak ada gerbang, tidak ada transaksi. Kita sudah upaya dengan pasang rambu-rambu dengan cara memasang spanduk, sosialisasi, baik itu di medsos dan media lain, bahwa kendaraan yang seharusnya tidak masuk tol ya tidak masuk. Namun memang kita juga anggota kita tetap patroli di wilayah tersebut," ujar Faisal.

Di halaman selanjutnya simak hasil penelusuran Jasa Marga

Selanjutnya
Halaman
1 2